Akhirnya bisa berkumpul kembali bersama keluarga

Kondisi ideal setelah berkeluarga tentu saja tetap satu kota dengan istri/suami dan anak-anak. Namun saat ini, banyak keluarga yang sulit berada di satu kota. Seorang ayah mungkin saja harus bekerja jauh dari kota tempat istri dan anak-anaknya berada (walaupun ini sebenarnya adalah sebuah pilihan hidup dan semua pilihan tersebut ada konsekuensinya).

Sejak bulan Februari 2017, istri dan anak-anak telah ikut bersama saya ke Singapura. Kebetulan istri sedang menempuh pendidikan PhD sehingga bisa off dari kantor selama menjalani study S3-nya. Alhamdulillah tahun ini adalah kesempatan kedua yang Allah SWT berikan. Saya dan keluarga bisa berkumpul bersama kembali sejak awal pernikahan kami. Kesempatan pertama waktu bekerja di Ericsson Philippines. Istri dan anak-anak sempat ikut selama 40 hari karena istri mengambil cuti panjang dan anak-anak pun masih kecil.

Saat masih bekerja di Jakarta, istri dan anak-anak saya tetap di Bandung dan hanya bertemu setiap akhir pekan. Kondisi yang sama setahun lalu, setiap minggu atau kadang kala dua minggu sekali (jika beban pekerjaan agak banyak) saya kembali ke Bandung dari Singapura.

Kebersamaan bersama keluarga tentu adalah sebuah nikmat Allah SWT yang benar-benar harus disyukuri.  Lihatlah kebahagiaan anak-anak saya saat akan mengantar ibunya ke Malaysia beberapa waktu lalu. Photo di ambil di daerah Sentosa island Singapura.

 

Alhamdulillah bisa ngeblog lagi setelah sekian tahun lamanya

Syukur alhamdulillah akhirnya bisa ngeblog lagi setelah bertahun-tahun lamanya karena beberapa hal. sebelum bercerita banyak di blog ini, saya ingin mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan adik saya Fuad Reza, Achmad Yusri Afandi yang telah menginstal dan setting seluruh keperluan server dan blog ini lagi serta pihak ISP tempat dimana saya menaruh server (Ibu Darmi, Pak Warno).

Kebiasaan di Kampung Halaman saat Lebaran Tiba

Sebenarnya photo yang saya upload ini adalah anak saya saat masih usia satu tahun, tepatnya lebaran 1431 H (2010) tahun lalu. Karena yang memotret adalah Fuad (adik sepupu saya) jadi terlupakan. Kemarin dia upload ke facebook-nya dan tag saya. alhasil saya dowload dan ditulis di blog ini.

Setiap tahun ada sebuah kebiasaan keluarga besar kami setelah hari raya Idul Fitri, yakni pada 2-3 hari setelah shalat Id, biasanya kami sekeluarga mengadakan acara makan-makan ikan di pantai yang kebetulan tidak terlalu jauh dari rumah (sekitar 15 menit perjalanan mobil).

Berangkat dari rumah di pagi hari agar sesampai di pantai, para nelayan juga sudah menyandarkan perahu mereka dan kami membeli ikan hasil tangkapan para nelayan untuk kemudian kami bakar di sekitar pantai. Kayu bakar dan arang atau sabuk kelapa memang kita sudah siapkan dari rumah termasuk nasi dan bumbu-bumbu ikan termasuk beberapa piring untuk makan, sisanya kita ambil dari alam seperti daun pisang untuk menyimpan ikan yang telah dibakar.

Lihat saja ekspresi Naya yang telah menghabiskan beberapa potong ikan bakar tanpa nasi. Ini mungkin selalu menjadi kenangan indah tersendiri saat menikmati kebersamaan dengan keluarga, mengingatkan segala memori yang pernah kami lalui dalam kehidupan sebelumnya.

Perfect: satu kesan saat mendapatkan buku (free sample) dari Informatika Bandung

Tadi siang saya sudah dapat free sample buku karangan saya dari penerbit Informatika Bandung. Saya mendapatkan sepuluh (10) eksemplar gratis dari penerbit (terima kasih banyak). Setelah bolak-balik lembar demi lembarnya, saya perhatikan kualitas cetakan gambar begitu sempurna (tajam) dan penggunaan font yang tepat sehingga enak dibaca.

Semoga bermanfaat bagi pembaca walaupun harganya lumayan mahal. sebelum draft buku saya naik cetak, pihak penerbit sempat menanyakan apakah buku tersebut tidak ada pendamping DVD/CD?. Saya pun menanyakan balik, “Apakah penyertaan DVD/CD pendamping tentunya akan membuat harga buku semakin mahal karena jumlah halamannya saja sudah enam ratus (600) halaman lebih?”. Penerbit dengan mantab menjawab begini, “Jika orang butuh dan senang dengan isi materi yang dibahas di dalam buku tersebut, Insya Allah orang rela mengeluarkan uangnya untuk memiliki buku tersebut”.

Nuzulul Qur`an

Setelah berbuka dan shalat di masjid dekat rumah, saya kembali ke rumah untuk menikmati sedikit makanan berat. Sambil menunggu waktu Isya, saya bersih-bersih kemudian berangkat ke Mesjid Pondok Indah yang jaraknya tidak terlalu jauh dari rumah dan dapat diakses dengan berjalan kaki saja.

Hari ini saya sempatkan untuk shalat Isya&tarawih&witir di Masjid PI untuk menyambut malam Nuzulul Qur`an dengan penceramah agama bpk. K.H. DR. Manarul Hidayah. Cukup menarik bahasannya dan bermakna dengan gaya pembawaan yang sangat memukai alias sangat sangat jenaka. Ini memang kali pertama saya mendengar ceramah dari seorang K.H. DR. Manarul Hidayah tersebut.

Point-point yang disampaikan oleh beliau kurang lebih sebagai berikut:
1. Seorang wartawan pernah bertanya kepada Bung Karno bahwasanya mengapa proklamasi kemerdekaan Indonesia dilaksakan pada tanggal 17 Agustus 1945?. Jawab beliau: Bahwa proklamasi kemerdekaan Indonesia yang diproklamirkan pada tanggal 17 Agustus 1945, 17 ramadhan (turunnya Al-qur`an), hari jumat (Sayyidul Ayyam– Tuan-nya hari atau yang lebih utama dari hari-hari lainnya). Serta 17 bermakna jumlah rakaat shalat lima waktu yang merupakan kewajiban seluruh umat Islam.

2. Bangsa Indonesia selalu terpuruk karena umat Islam di Indonesia telah jauh dari Al-qur`an dan Sunnah Rasulullah. Banyak umat Islam di Indonesia yang menjalankan shalat lima waktu tapi kerusakan, maksiat masih merajalela di negeri ini dan masih jauh dari negara yang Baldatun Thayyibah wa Rabbun Ghafur tidak lain karena pengamalan shalat tidak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Bisa saja  shalat lima waktunya tertolak oleh Allah SWT karena tidak berilmu, segala sesuatu ada ilmunya- kata beliau. Berkaitan dengan negeri yang Baldatun Thayyibah wa Rabbun Ghafur, saya dapat sebuah link menarik tentang kisah banjir di negeri Saba’ (Link).

3. Negeri yang Baldatun Thayyibah wa Rabbun Ghafur hanya dapat tercapai jika para pemimpinnya dari level presiden sampai level hansip adalah orang-orang yang menegakkan shalat lima waktu sehari semalam.

4. Jumlah ulama semakin berkurang, orang tua saat ini lebih cenderung untuk membekali ilmu umum kepada anaknya daripada belajar/mendalami agama. Orang tua rela mengeluarkan uang berapa pun untuk pendidikan anak-anaknya seperti kursus bahasa inggris, matematika, dll. Tapi orang tua lupa untuk membekali ilmu agama kepada anak-anaknya. Kurangnya orang tua saat ini yang menginginkan anaknya untuk menjadi seorang ulama karena alasannya adalah “MATERI”.

Tidak ikut berbuka puasa bersama di The Duck King Pondok Indah Mall (PIM)

Kemarin seharusnya jadwal buka bersama dengan bos dan teman-teman di The Duck King PIM II yang jaraknya tidak terlalu jauh dari kantor dan dapat ditempuh dengan berjalan kaki saja, namun undangan tersebut saya decline karena saya tidak terbiasa makan yang aneh-aneh termasuk bebek karena saya tidak pernah makan bebek.

Saya termasuk orang yang tidak suka mencoba-coba makan yang baru dan aneh-aneh. Biasanya kalau mau makan di luar, istri saya biasanya yang merekomendasikan tempat yang makanannya enak dan sesuai dengan selera saya. Terkadang saya merasa mual untuk makan di sesuatu tempat yang belum pernah saya coba jenis makannya sehingga saya tidak berani untuk mencoba makanan yang belum pernah saya coba sebelumnya.

Sebenarnya di restoran tersebut pastilah terdapat makanan lain selain bebek tapi otak saya sudah mengatakan tidak karena bebek tadi. Saya putuskan untuk berbuka puasa di rumah saja sekaligus bisa shalat magrib berjamaah di masjid dekat rumah.

Buat teman-teman yang lagi berbuka puasa di sana, selamat berbuka ya.

Mail server kawananu.com sudah normal kembali

Mail server debianindonesi.org sudah berjalan dengan normal. Ada beberapa hal yang penulis reconfigure ulang dan Alhamdullih saya sudah bisa menggunakan akun saya di mail server kawananu.com untuk berkomunikasi dengan orang lain. Pembaca juga tentunya dapat mengirimkan email ke saya melalui email kari@kawananu.com

Mail Server kawananu.com kembali bermasalah

Sejak dua (2) hari yang lalu mail server kawananu.com kembali bermasalah dan faktor penyebabnya masih kurang jelas. Dari logfile ada sebuah file konfigurasi bermasalah. kemarin saya coba utak-atik lagi tapi belum solve juga. Beberapa tahun lalu sempat juga bermasalah tapi indikasinya berbeda dengan saat ini (link here). Akibatnya email kari@kawananu.com belum bisa saya gunakan untuk berkomunikasi dengan orang lain.

Ericsson Fast Forward (EFF) Program

Setelah aktifitas fixing bugs sambil menunggu waktu subuh, iseng-iseng akses website kampus saya dulu dan ternyata Head departement saya di Ericsson ada di sana. Beberapa minggu lalu saat acara peptalk (staff meeting), beliau memang menyampaikan akan ke Bandung untuk  program EFF.

Buat adik-adik yang lolos dalam seleksi tersebut, saya ucapkan “Welcome to Ericsson Indonesia”.

Beberapa quotes yang sangat menarik antara lain:

“Kami menyukai tenaga ahli  yang memiliki good attitude atau sikap bagus,”

“Kelebihan seseorang ditambah dengan attitude baik akan memudahkannya menjadi bagian dari perusahaan. Ia harus pandai berinovasi sehingga  ia mampu membawa perusahaan ke era teknologi baru. Jadi, tak hanya sekedar kemampuan hardskill dan sofskill saja,” jelasnya.

Ada juga beberapa  alumni Institut Teknologi Telkom (IT Telkom) yang  telah bekerja di Ericsson. Menurut Georgios,   alumni IT Telkom yang bekerja di sana diantaranya sebagai tenaga ahli desain, programmer hingga di level manajer.

“Saya melihat, alumni IT Telkom mampu bekerja cepat dan mengatasi pekerjaannya dengan baik,” pungkasnya.

-Georgios Mataragkas

Link ke artikel terkait

Bugs Fixing – PCM Parser

Tengah malam ini saya terbangun karena istri mengalami kesakitan akibat kram kaki dan perasaan yang tidak nyaman. Kram kaki memang sering dialami oleh ibu yang sedang hamil. Kandungan istri saat ini sudah menginjak usia 6 bulan. Setelah dipijat sebentar dengan minyak tawon, istri sudah bisa tertidur kembali.

Saya sendiri tidak bisa tertidur, sehingga saya putuskan untuk menambal beberapa bug yang saya temukan pada program PCM Parser sambil menunggu waktu subuh. Lumayan bisa memperbaiki beberapa error yang ada dan menambahkan beberapa fitur tambahan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bandung 31 Juli 2011

Family Gathering Institut Teknologi Telkom – 2011

Hari sabtu kemarin kami sekeluarga bersama rekan-rekan dosen serta seluruh staff IT Telkom Bandung menuju Purwakarta dalam rangka acara tahunan yakni family gathering. Berangkat dari rumah jam 06.15 pagi dan sampai di kampus jam 7 pas. Kami adalah orang terakhir yang ditunggu karena seluruh dosen dan pegawai beserta keluarga mereka masing-masing telah berada di dalam bus yang telah disediakan oleh panitia. Saya antar istri dan anak ke bus 3 dan kemudian memarkirkan kendaraan kemudian bergegas menuju bus. Ehem.. Malu juga karena kami orang terakhir yang ditunggu sebelum bus tersebut berangkat. Tapi sudahlah pasang muka tembok saja walaupun di bus tersebut banyak juga dosen-dosen senior.

Perjalanan ke Purwakarta ditempuh dalam waktu satu jam dan sampailah kami ke tempat tujuan FG di Kota Bukit Indah Plaza hotel.Kami disambut oleh Event organizer (EO) yang menjadi panitia acara. Untuk beberapa saat seluruh peserta berkumpul di sebuah panggung utama untuk mendengar beberapa sambutan dari petinggi IT Telkom dan selanjutnya seluruh peserta diberi kebebasan untuk menikmati seluruh fasilitas hiburan yang disediakan oleh pihak hotel.

Naya – anak kami begitu menikmati renang di kolam bayi padahal ini yang pertama kalinya dia berada di kolam renang sungguhan (biasanya cuma di kolam karet mainan miliknya). Sampai-sampai tangan dan kakinya keriput akibat lamanya ia di dalam air.

Setelah mandi dan makan siang, seluruh anak menuju ke sebuah tempat untuk mengikuti acara menghias kue untuk anak. disediakan dua buah kue yakni donat dan mavin untuk dihiasi ceres, cream, dll.

Juga ada games menangkap kelinci dan ikan. Dari hasil tangkapan baik kelinci maupun ikan boleh dibawa pulang ke rumah masing-masing. Naya belum bisa ikut pada kedua games ini secara ia ternyata yang usianya paling muda belum genap dua tahun sementara anak-anak lain sudah berusia sekitar 4 tahunan ke atas.

tepat jam 5 sore seluruh peserta meninggalkan tempat acara FG dengan menggunakan bus yang telah digunakan sebelumnya. Naya pun tertidur dengan pulas sampai ke Bandung.

Terima kasih kepada pihak IT Telkom yang telah memberikan rekreasi gratis dan silaturrahmi kepada seluruh dosen dan staff semoga bisa menjadi semangat baru untuk memulai aktifitas (Link).

Jakarta - 19 July 2011

Berantakan

Hampir sebulan ini tidak pernah menyentuh komputer server saya yang ada di rumah. Komputer ini biasanya saya pakai untuk ngoprek Debian GNU/Linux dan sudah beragam aplikasi server telah berjalan dengan sempurna di atasnya. Setelah waktu subuh, saya coba nyalakan kembali komputer tersebut dan mencoba akses lewat laptop kantor yang sehari-hari saya pakai untuk bekerja.

Setelah proses booting selesai dan siap untuk digunakan, seharusnya laptop saya sudah mendapat IP dari mesin server secara dinamik. Namun sayang dhcp server-nya ternyata ngadat dan belum sempat saya periksa lagi masalahnya apa.

Saya coba set IP statik dari komputer laptop untuk menggunakan segmen yang sama dengan komputer server. Akhirnya bisa melakukan koneksi ke mesin server. Masalah kedua timbul karena saat akan mengakses aplikasi klien LDAP via web browser yakni LAM. dan ternyata mesin server tersebut meminta autentikasi dengan menggunakan user yang ada di direktori LDAP. mencoba login tapi aksesnya ditolak terus. Wah tambah bingung rasanya. Apa mesin ini marah/ngambek karena tidak dijeguk lagi alias terlupakan, ya?.

Karena sedikit penasaran dengan LDAP, saya coba create manual lewat shell untuk menambahkan user baru ke direktori LDAP dan hasilnya erreur LDAP: Can’t contact master ldap server for writing (IO::Socket::INET: Bad hostname ‘ldap.kawananu.com’) at /usr/share/perl5/smbldap_tools.pm line 322. Ups masalahnya ternyata tidak dapat mengakses mesin LDAP karena DNS. Saya liat konfigurasi DNS ok dan mencoba melihat konfigurasi yang ada di /etc/resolv.conf. aha..saya baru ingat kalau server ini pernah saya pakai untuk koneksi Internet menggunakan modem dan biasanya sistem akan menambahkan secara otomatis sebuah IP baru di file konfigurasi tersebut.

Sumber gambar: http://www.cartoonstock.com/lowres/aba0405l.jpg

Menulis?

“Menulis”, ah terkadang hanya sebuah kata yang sering diucapkan bukan?.Namun untuk memulainya terkadang begitu sulit terutama untuk membuat naskah buku atau artikel yang akan dikirim ke sebuah majalah. Dari sebuah obrolan ringan saat makan siang di kantor, Saya sempat memuji salah seorang kawan yang juga merupakan senior di kampus dulu tentang kemampuan skill beliau namun ia membalas dengan ucapan ini: “Betul tapi saya tidak setenar kamu”.

Memang betul Beliau memiliki kapasitas keilmuan yang sangat hebat dan semua orang yang pernah mengenalnya pasti akan berkata demikian juga. Namun kata beliau saya lebih terkenal dari dia, Hehe… Salah satu cara untuk melejitkan diri kita adalah dengan menulis. Menulis merupakan aktifitas yang membutuhkan pemikiran mendalam demi lestarinya sebuah pengetahuan. Tujuan saya menulis salah satunya adalah untuk kelestarian keilmuan itu sendiri bagi diri saya dan bagi pembaca buku saya tentunya. Tujuan lain saya menulis adalah untuk terus memupuk semangat dalam pencarian ilmu, karena dengan menulis tadi rasa ingin tahun tentang suatu hal semakin besar dan juga akan meningkatkan minat baca saya dengan sendirinya.

Patut disayangkan orang-orang dengan kemampuan skill yang sangat bagus terkadang hanya bermanfaat bagi dirinya sendiri dan tidak buat orang lain dan seiring perkembangan waktu ilmu tersebut akan hilang dengan sendirinya tanpa berbekas sama sekali. Atau mungkin saja ada orang yang dengan kemampuan skill yang bagus dan tidak ingin untuk berbagi dengan orang lain dengan tujuan bahwa ia akan hebat sendiri dan semua orang akan memuji dia. Tapi sampai kapan itu akan berlangsung?.

Saya bukanlah Albert Einstein bukan juga seorang Prof. Dr.Ing BJ. Habibie dengan tingkat kejeniusan otak yang sangat tinggi alias IQ yang jauh di atas rata-rata yang dapat mengingat setiap perkara yang pernah dialaminya (mungkin). Saya hanya berusaha untuk menuliskan setiap detail aktifitas keilmuan dan proses pembelajaran segala sesuatu agar suatu saat jika saya membutuhkannya, tinggal dipelajari kembali tanpa harus menghabiskan waktu yang lebih banyak untuk sekedar mencari materi yang sama di google.com atau di pelbagai buku tentunya.

Kita tidak mungkin tahu siapa Pramoedya Ananta Toer, Al-Ghazali, Ibnu Sina, Andrea Hirata, Haji Abdul Karim Amrullah (Buya Hamka), dan sederatan toko terkenal lainnya lewat keilmuannya jika mereka tidak menghasilkan sebuah karya tulis yang bisa dinikmati sampai saat ini.

Balik ke abad 13 yang lalu, ketika buku-buku di seluruh perpustakaan di Baghdad, Irak dibakar dan sejak saat itu hampir sebagian besar peninggalan pemikiran islam pun musnah seiring terbakarnya buku-buku di perpustakaan tersebut. Tujuannya adalah untuk mengubah peradaban manusia. Karena buku adalah tiang dari peradaban.

Adalah sangat wajar jika efek lain dari aktifitas kepenulisan ini adalah kepopuleran seorang penulisnya. Dan efek tersebut terkadang menjadi pemicu kembali untuk terus menghasilkan karya dalam bentuk tulisan. Ah ini terkadang hanya menjadi lamungan malam pengantar tidur saja. Selamat tidur..

Jakarta 16 Juni 2011
sumber gambar dari link ini.

Rekomendasi buku jika ingin belajar Perl

Ketika saya pertama kali belajar bahasa Perl, saya bingung harus memulai dari mana dan referensi rujukan yang terbaik yang mana, namun seiring dengan perjalanan waktu akhirnya jika boleh saya memberikan sebuah referensi terbaik bagi pembaca yang ingin belajar Perl adalah buku “Learning Perl” karya Randal L. Schwartz, Tom Phoenix, dan Brian d foy. Setelah tamat dengan buku ini mungkin pembaca dapat menggunakan buku lain seperti “Programming Perl” karya Larry Wall (pembuat bahasa Perl).

Berbicara tentang buku “Learning Perl”, materi yang disampaikan oleh sang penulisnya adalah lebih bersifat teoritis dan dasar dalam pemrograman Perl dengan bahasa yang sangat mudah dimengerti oleh seorang pemula. Kode programnya pun sangat sederhana.

Buku ini merupakan salah satu buku yang ada di rak lemari saya saat ini di samping buku-buku Perl lain. Mengapa Perl?. Adalah sebuah pertanyaan yang sangat baik dan penulis ingin memberikan sedikit gambaran kenapa Perl dan bukan bahasa pemrograman lain seperti Deplhi ataupun Visual Basic (VB)?. Namun perlu  dicatat bahwa saya bukan menjelek-jelekkan bahasa pemrograman lain karena balik lagi ke fungsi dan tujuan termasuk program aplikasi yang ingin dibuat.

Saat pertama kali bekerja di vendor telekomunikasi 2006, hampir tidak pernah saya mendapatkan orang di lingkungan kerja termasuk program-program yang ada di perangkat telekomunikasi yang diciptakan oleh vendor tersebut dengan menggunakan bahasa Delphi ataupun Visual Basic (Yang banyak adalah bahasa assembly, Perl, Java dan Python). Keempat bahasa ini memang sangat bersahabat dengan sistem operasi UNIX (SUN Solaris) yang banyak digunakan di mesin-mesin telekomunikasi.

Ketika pindah ke Ericsson tahun 2007, saya semakin sering menjumpai banyak karyawan menggunakan bahasa Perl untuk membantu aktifitas mereka dalam pekerjaan dan pada akhirnya saya pun mulai membuat program untuk parsing data di mesin MSC-S. Perl memang sangat powerful untuk pemrosesan data dan manipulasi teks karena Perl awalnya dibuat oleh Larry Wall untuk tujuan tersebut.

Selain itu, saya yakin dan percaya seratus persen kalau bahasa Perl juga banyak digunakan oleh orang-orang yang berkecimpung di GNU/Linux seperti seorang system administrator untuk membantu aktifitas pekerjaan mereka sehari-hari.

Bandung, 12 Juni 2011

Aktifitas Hari ini

Waktu sudah menunjukkan pukul 10:31 malam padahal masih banyak tulisan yang harus saya selesaikan. Dan mata pun sudah lima watt (alias ngantuk). Tulisannya harus dihentikan terlebih dahulu karena toh tidak dikejar waktu (seselesainya saja). Browsing sejenak dan sampai akhirnya mampir ke blog sendiri yang sudah beberapa hari tidak ter-update dengan tulisan baru.

Beberapa hari ini saya harus ke kantor testbed kustomer untuk sebuah testing yang harus kelar secepat mungkin. Yang masih bermasalah adalah paging response sehingga proses percakapan antara calling number dan called number belum berhasil. Tentunya masih ada parameter yang perlu di-check lebih teliti lagi karena mungkin ada konfigurasi yang salah terkait dengan paging di sisi MSC-s dan radio.

Balik dari kantor kustomer, saya mampir sejenak untuk membeli sebuah perangkat wireless router cisco seri E1000 di poin square di daerah Lebak Bulus. Wireless router ini rencananya akan saya pasang di rumah kami di Bandung karena saat akses internet menggunakan kabel, rasanya ribet apalagi jika anak kami Naya mondar-mandir, malah membuat khawatir jika kabel tersebut tersenggol oleh Naya dan membuatnya terjatuh ke lantai. Jadi saya putuskan untuk membeli perangkat tersebut.

Sesampai di rumah (Jakarta), saya coba setup perangkat tersebut dengan menggunakan modem yang terhubung ke mesin Debian GNU/Linux. Mesin server tersebut penulis jadikan sebagai gateway untuk akses Internet sekaligus sebagai proxy server. komputer klien akhirnya bisa terhubung ke jaringan Internet setelah proses setup selesai.

Sebenarnya malam ini penulis juga ingin mengoprek autentikasi FTP server dengan direktori LDAP namun belum kesampaian akibat badan yang sudah lelah setelah seharian bekerja.

Jakarta - 9 June 2011

Masih di Kantor

Jam sudah menunjukkan pukul 9:27 PM tapi masih berada di kantor untuk menyelesaikan tugas kantor dan juga menambal beberapa bug dari program saya. Sebenarnya waktunya untuk pulang dan istirahat di rumah tapi berhubung di luar hujan masih deras akhirnya harus tinggal di kantor sampai saat ini.

@ Ericsson Office 2 - Jakarta 25 Mei 2011

Outing Bali 2011

Tahun ini outing kantor untuk kesekian kalinya adalah ke Bali lagi. Tapi saya memutuskan untuk tidak ikut dengan pertimbangan keluarga jauh lebih penting. Waktu pelaksanaannya sendiri 21-23 Mei 2011 (sabtu-senin), kalau ikut berarti saya akan kehilangan waktu kebersamaan dengan keluarga di Bandung untuk minggu ini.

Jakarta - 20 Mei 2011

Telah Terbit: Buku Debian GNU/Linux

Update terbaru (31-Oktober-2011):

Buku ini sudah ada di gramedia Bandung dan Jakarta ( Gramedia Pondok Indah).

Update terbaru (24-Agustus-2011):

Buku Debian GNU/Linux telah terbit. Terima kasih kepada penerbit Informatika Bandung atas penerbitan buku saya. Semoga bermanfaat bagi pembaca. Kritik dan saran tentu saja penulis nantikan, silahkan di-email ke kari@kawananu.com.

Buku ini sudah bisa dibeli melalui penulis di link ini atau melalui website biobses. Pembaca juga dapat memesan DVD tambahan melalui link ini karena pada buku tersebut hanya menyertakan DVD pertama padahal software yang dibutuhkan dalam buku ini tersebar di seluruh DVD Debian (8 DVD).

Membahas tentang Debian Squeeze yang merupakan rilis stabil terbaru. Pembahasan materi tidak berkutat di command line saja karena dapat membuat frustasi bagi pemula (newbie). Penulis mengombinasikan antara GUI dan command line agar pembaca tidak jenuh dengan layar hitam yang sangat identik dengan sistem operasi Unix dan variannya.

Salah satu contoh materi untuk autentikasi akses direktori/file ke samba server dengan LDAP.

Semoga kehadiran buku ini dapat menjadi pedoman bagi pembaca yang ingin menggunakan Debian GNU/Linux atau Ubuntu. Dan harapannya semakin banyak orang yang ingin menggunakan salah satu distribusi GNU/Linux yang sangat konsisten dengan kesederhanaan dan kestabilan sistem. Buku ini terdiri dari 21 bab dengan perincian materi untuk setiap babnya sebagai berikut:

 

Daftar Isi

PRAKATA…………………………………………………………………………………….v
DAFTAR ISI………………………………………………………………………………..xi
 
BAB 1 PENDAHULUAN……………………………….

1

         1.1 Sistem Operasi………………………………………………

1

         1.2 GNU Software……………………………………………….

2

         1.3 Kernel Linux…………………………………………………

3

         1.4 Apa Itu GNU/Linux……………………………………….

3

         1.5 Tokoh Penting GNU/Linux…………………………….

4

         1.6 Free Documentation………………………………………

7

         1.7 Distribusi GNU/Linux……………………………………

7

         1.8 Free-Open Source Mendatangkan Penghasilan

23

         1.9 Manfaat Penggunaan Free-Open Source………..

25

        1.10

Beberapa Pertanyaan Penting yang sering Muncul terhadap Aplikasi Free-Open Source….

26

BAB 2 INSTALASI DEBIAN ………………………….

29

         2.1 Instalasi  Debian GNU/Linux Mode GUI………..

29

BAB 3

INSTALASI PAKET SOFTWARE  GNU/Linux……………………………………….

65

         3.1

Instalasi Paket Software dari Kode Sumber……

65

         3.2

Instalasi Paket Software dari Kode Biner……….

66

BAB 4

SISTEM FILE GNU/LINUX …………………

87

         4.1

Memahami File GNU/Linux  …………………………

87

BAB 5

LINUX SHELL…………………………………..

113

         5.1

Alasan Mengapa Menggunakan Linux Shell …..

114

BAB 6

KONSEP DASAR JARINGAN……………….

135

         6.1

Konsep Dasar Jaringan Komputer………………….

135

6.1.1   Komunikasi Data …………………………………

135

         6.2

Konfigurasi Alamat IP untuk Router, Server dan Klien.

138

6.2.1 Konfigurasi Alamat IP untuk PC Router..

142

6.2.2 Konfigurasi Alamat IP untuk Mesin Server …………………………………………………

145

6.2.3 Konfigurasi Alamat IP untuk Klien………..

146

BAB 7

GNU/LINUX SERVER………………………..

149

         7.1

Domain Name System……………………………………

149

         7.2

Web Server……………………………………………………

160

         7.3

FTP Server…………………………………………………….

181

         7.4

E-Mail Server………………………………………………..

196

         7.5

OpenLDAP Directory Services ……………………….

265

         7.6

Samba Server………………………………………………..

319

         7.7

Web Proxy Caching dengan Squid…………………

340

         7.8

DHCP Server…………………………………………………

362

         7.9

Nagios – Monitoring System………………………….

365

         7.10

Bacula…………………………………………………………..

378

BAB 8

KONEKSI INTERNET…………………………

395

         8.1

Beragam Teknologi untuk Koneksi Internet……

395

         8.2

Konfigurasi Debian GNU/Linux untuk Koneksi Internet via GPRS…………………………………………

409

         8.3

Berbagi Koneksi Internet……………………………….

427

BAB 9

MEMBANGUN BLOG DENGAN WORDPRESS, JOOMLA DAN DRUPAL…

 

433

         9.1

Blog sebagai Catatan Harian………………………….

433

         9.2

WordPress…………………………………………………….

434

         9.3

Joomla………………………………………………………….

449

         9.4

Drupal…………………………………………………………..

458

BAB 10

PEMROSESAN KATA………………………….

465

         10.1

AbiWord……………………………………………………….

465

BAB 11

MANAJEMEN GROUP, USER DAN HAK AKSES …………………………………………….

 

481

         11.1

Pentingnya Membuat Akun Group dan User….

481

         11.2

Manajemen Group dengan Command Line……

482

         11.3

Manajemen Group dengan GUI…………………….

483

         11.4

Manajemen Akun User dengan Command Line…………………………………………………………………….

486

         11.5

Manajemen Akun User dengan GUI………………

489

BAB 12

KOMPILASI KERNEL…………………………

495

         12.1

Kernel – Jantung Sistem Operasi…………………..

495

         12.2

Anatomi Direktori dan File Kernel Linux………..

497

         12.3

Instalasi Kernel……………………………………………..

499

12.3.1 . Ekstrak Kernel Linux………………………….

499

12.3.2 . Konfigurasi Kernel……………………………..

499

12.3.3 . Instalasi Kernel………………………………….

500

12.3.4 . Reboot Debian GNU/Linux…………………

501

BAB 13

K DESKTOP ENVIRONMENT………………

503

         13.1

Tampilan K Desktop Environment………………….

503

         13.2

KDE Control Center……………………………………….

505

         13.3

Iceweasel Web Browser…………………………………

509

         13.4

Chatting di GNU/Linux…………………………………

516

         13.5

Conky- System Monitor………………………………….

523

         13.6

Dolphin – File Manager…………………………………

524

         13.7

Akregator – Feed Reader/Aggregator……………

528

         13.8

Ksnapshot……………………………………………………..

530

         13.9

Amarok…………………………………………………………

532

BAB 14

KEAMANAN DASAR DEBIAN GNU/LINUX…………………………………….

535

         14.1

Keamanan Dasar Debian GNU/Linux…………….

535

         14.2

Koneksi SSH dengan Autentikasi Kunci Publik.

543

BAB 15

DEBIAN REPOSITORY……………………….

555

         15.1

Tujuan Debian Repository……………………………..

555

         15.2

Langkah Membangun Debian Repository………

558

15.3

Update dan Upgrade Software………………………

563

BAB 16

SISTEM BOOT…………………………………..

565

         16.1

Lilo Boot Loader……………………………………………

565

         16.2

Boot Disk………………………………………………………

568

         16.3

GRUB: The Grand Unified Boot Loader………….

571

BAB 17

STREAM DAN SED…………………………….

575

         17.1

Piping ………………………………………………………….

575

         17.2

Sed­Stream Editor ………………………………………..

584

         17.3

Pencarian Baris sesuai Pola dengan Egrep …..

585

BAB 18

PENGOLAHAN GRAFIK DENGAN COMMAND LINE………………………………

 

587

         18.1

Convert…………………………………………………………

587

         18.2

Mogrify…………………………………………………………

594

BAB 19

PARTISI HARDISK……………………………

601

         19.1

Pengenalan Gparted………………………………………

601

BAB 20

EDITOR GNU/LINUX…………………………

605

        20.1

Editor VI……………………………………………………….

605

        20.2

Editor Emacs………………………………………………..

613

 

 

BAB 21

TeX/LaTeX……………………………………….

621

         21.1

Instalasi LaTeX……………………………………………..

622

         21.2

Membuat Dokumen LaTeX……………………………

623

         21.3

Format Dokumen LaTeX……………………………….

625

         21.4

Membuat Surat dengan LaTeX………………………

628

         21.5

Menempatkan Gambar Di LaTeX…………………..

629

         21.6

Footnote………………………………………………………..

631

         21.7

Membuat Rumus di LaTeX……………………………

631

         21.8

Daftar Pustaka………………………………………………

635

         21.9

Pembuatan Tabel…………………………………………..

636

       21.10

Membuat Daftar Isi……………………………………….

637

       21.11

Menggabungkan Beberapa File ke Dokumen….

638

DAFTAR PUSTAKA ……………………………………………………………… 639      

Penjelasan untuk tiap bab-nya sebagai berikut:

Bab 1 membahas tentang:

Apa itu sistem operasi, GNU software, kernel Linux, tokoh-tokoh di balik GNU/Linux (RMS, LBT), free documentation, distribusi GNU/Linux, Debian Free Software Guidelines (DFSG), Debian Social Contract (BSC), Struktur keanggotaan Debian seperti user, kontributor, maintainer serta developer, Sejarah singkat Debian GNU/Linux, Penjelasan setiap rilis Debian, dll.

Bab 2 membahas tentang instalasi Debian GNU/Linux dengan mode GUI.

Bab 3 membahas tentang instalasi paket software baik  biner maupun dalam bentuk kode sumber. Juga pada bab ini terdapat cara bagaimana meng-upgrade Debian dari rilis stabil sebelumnya ke rilis stabil yang terbaru dalam hal ini dari Debian Lenny ke Debian Squeeze. Juga bagaimana menginstal software menggunakan synaptic (tinggal klik sana sini dan software telah terinstal dengan sempurna).

Bab 4 membahas tentang sistem file GNU/Linux. pembahasan materi mencakup manajemen file, struktur file GNU/Linux, mengubah hak akses sebuah file/direktori, bagaimana membundel & mengompres file/direktori, bagaimana membagi (split) file, mencari file dan direktori, membandingkan beberapa file, dst.

Bab 5 membahas tentang Linux shell. Pembahasan materi mencakup alasan mengapa shell masih dipertahankan oleh sistem UNIX dan variannya termasuk GNU/Linux, serta perintah-perintah yang dapat digunakan pada shell serta fungsi dari setiap perintah tersebut tersaji pada bab ini (crontab, dll).

Bab 6 membahas tentang konsep dasar jaringan. Pembahasan materi mencakup sistem pengabelan, konfigurasi IP untuk router, server dan klien.

Bab 7 membahas tentang server berbasis Debian GNU/Linux. Pembahasan materi untuk bab ini bagi penulis adalah yang paling menarik dari keseluruhan bab yang ada. Pembahasan mencakup konsep dan implementasi sebuah DNS, web server, pembatasan akses ke website dengan password – authconfig dan juga proses autentikasi menggunakan direktori LDAP sehingga setiap user yang ingin mengakses sebuah website harus mengisi user dan password terlebih dahulu, HTTPS(implementasi enkripsi TLS/SSL), analisis trafik web server dengan webalizer & Awastats, konsep dasar FTP server dan implementasi menggunakan vsftpd+openSSL, konsep dasar e-mail dan implementasi mail server, Mailscanner, squirrel web mail, horde, akses e-mail dari outlook/kmail/mail macintosh, mail server monitoring dengan Mailgraph, server monitoring dengan munin, OpenLDAP direktori, autentikasi akses ke direktori samba dengan menggunakan OpenLDAP direktori, bagaimana melindungi anak saat berselancar di dunia maya dengan menggunakan squid web proxy, pembatasan jam akses Internet,  dan masih banyak lagi.

Bab 8 membahas tentang teknologi untuk akses Internet seperti CSD, GPRS, PDP context, protokol-protokol untuk packet switch (PS) seperit Gb interface, IuPS interface , bagaimana penggunaan AT command serta konfigurasi Debian untuk akses Internet termasuk di dalamnya berbagi koneksi Internet.

Bab 9 membahas tentang bagaimana membangun weblog/blog dengan menggunakan CMS seperti wordpress, joomla dan drupal.

Bab 10 membahas tentang pemrosesan kata dengan menggunakan Abiword.

Bab 11 membahas tentang manajemen group, user dan hak akses.

Bab 12 membahas tentang bagaimana mengompilasi kernel

Bab 13 membahas tentang KDE yang di dalamnya mencakup Iceweasel web browser, chatting di GNU/Linux, Dolphin File manager, Feed Reader dengan akregator, memainkan musik dengan amarok.

Bab 14 membahas tentang keamanan dasar Debian GNU/Linux yang di dalamnya mencakup update keamanan, koneksi SSH dengan menggunakan autentikasi kunci publik, pembatasan akses hanya untuk akun tertentu saja, secure file transfer, login ke sistem tanpa menggunakan password dan digantikan dengan kunci publik, dst.

Bab 15 membahas tentang Debian Repository. Materi dalam bab ini juga cukup menarik karena berisi penjelasan bagaimana membangun sebuah repository Debian dan bisa diakses oleh siapa saja saat hendak meng-update/upgrade serta menginstal software.

Bab 16 membahas tentang sistem boot seperti LILO dan GRUB. Pembahasan meliputi pemberian password pada boot loader sehingga saat sebuah user ingin masuk ke sistem GNU/Linux ataupun ke Windows maka boot loader akan meminta autentikasi berupa password.

Bab 17 membahas tentang stream dan sed.

Bab 18 membahas tentang pengolahan grafik dengan command line. Pembahasan meliputi pengolahan gambar dari shell GNU/Linux.

Bab 19 membahas tentang partisi hard disk

Bab 20 membahas tentang editor VI dan emacs.

Bab 21 membahas tentang LaTeX. Pembahasan meliput cara pembuatan sebuah dokumen LaTeX, footnote, daftar isi, daftar gambar, memasukkan gambar ke sebuah dokumen LaTeX, dll.

Beberapa koreksi kesalahan ejaan sebagai berikut:

Hal 12. Seiiring –> Seiring

                Namum –> Namun

Hal 61. Keterangan:

               Opsi -x  -> opsi -z

Hal 202. smtpd_tls_note_starttls-offer = yes –> smtp_tls_note_starttls-offer = yes

Hal 204. debian:~# telnet localhost 110

Hal 345. www.goole.com –> www.google.com

Hal 357. disain –> desain

Hal 370. disain –> desain

Hal 407. PDD Context –> PDP Context

Hal 456. Softtware –> software

Hal 539. memasukan –> memasukkan

Jakarta, 18 Mei 2011

long weekend telah berakhir

Besok adalah hari pertama melakukan rutinitas kantor setelah long weekend. Hari besok adalah hari dimana saya sudah tidak bekerja di posisi lama dan memulai bekerja pada posisi baru sebagai core  network designer. Mungkin sebuah barakah buat saya dan keluarga karena posisi baru tersebut tidak mengharuskan saya untuk keluar kota  lagi sehingga sabtu dan minggu pastinya berada di Bandung.

Oh iya, buku dengan judul Debian GNU/Linux yang sempat tertunda lama telah selesai saya revisi kembali untuk Debian Squeeze dan saat ini dalam proses penerbitan oleh Informatika Bandung (Terima kasih kepada pak Benny).

Kemarin, setelah dari rumah sakit untuk mengantar istri kontrol, perut sudah pada keroncongan termasuk anak kami Naya sehingga memutuskan untuk singgah ke BMK. Naya sendiri makan nasi goreng dan kami (saya, istri dan adik sepupu istri) makan baso malang campur. Sehabis dari BMK, kami langsung pulang karena hujan deras. Di perjalanan Naya tidur karena sudah capek seharian keluar rumah.

Bandung, 17 mei 2011

Terbang 114 kali

Saya melihat keanggotaan GFF Garuda saya di website mereka dan mencoba menghitung berapa kali saya terbang sampai saat ini untuk keperluan dinas ke provinsi lain, dan hasilnya ternyata saya sudah terbang sebanyak 114 kali. Dan ini mungkin menjadi penerbangan terakhir kali untuk urusan pekerjaan kantor. Mileage-nya sendiri kemungkinan akan saya manfaatkan terbang gratis bersama anak-istri untuk liburan ke luar kota.

-Kantor Ericsson Jakarta, 12 Mei 2011

Akhirnya bisa nge-blog lagi

Sejak Maret sampai awal bulan Mei saya tidak bisa melakukan rutinitas sampingan sebagai blogger akibat link IP publik mati dari ISP tempat saya melakukan colocation server. Dan Alhamdulillah hari ini adalah hari pertama saya bisa nge-blog dan eksis kembali di dunia maya. Sebenarnya saya bisa menggunakan weblog gratisan seperti di wordpress atau di blogspot tapi entah mengapa rasanya malas untuk menggunakan kedua media tersebut saat ini.

Banyak perubahan yang terjadi dalam kehidupan saya saat ini mulai dari pekerjaan, keluarga pada selang periode tersebut dan tidak bisa saya tuliskan pada saat itu dan diakumulasikan pada lembaran baru ini. Saat ini istri sedang hamil anak kedua dan sudah memasuki bulan keempat (syukur alhamdulillah). Sedangkan di pekerjaan, ada sedikit perubahan dan tentunya membawa pengaruh yang sangat besar dalam kehidupan kedepannya termasuk waktu kebersamaan dengan keluarga lebih banyak lagi.

–Jakarta 11 Mei 2011

Upgrade ke Debian Squeeze telah selesai

Tulisan ini seharusnya saya upload ke blog dua hari lalu tapi karena waktu kebersamaan dengan keluarga lebih penting, akhirnya tulisan ini baru selesai malam ini. Setelah proses audit server debianindonesia selesai, awalnya ingin meng-upgrade secara lokal saat berada di Makassar nanti, tapi waktunya sendiri belum pasti sehingga dengan bekal dari komentar salah seorang pengguna Debian bahwa dia telah berhasil meng-upgrade server-nya secara remote akhirnya saya putuskan untuk meng-upgrade juga secara remote.

Saat upgrade dari Etch ke Lenny memang saya lakukan secara remote tanpa ada hambatan sama sekali, cuma pada kesempatan kali ini entah mengapa rasa khawatir terlalu tinggi jika dalam proses upgrade ada masalah dan tidak bisa di-remote lagi.

Saya coba pelajari dengan baik petunjuk bagaimana meng-upgrade ke squeeze yang dikeluarkan oleh pihak debian.org dan seluruh syarat awal yang perlu diperhatikan sebelum upgrade serta indikasi kegagalan dan cara penyelesaian permasalahan. Singkat cerita, server kawananu.com berhasil saya upgrade.

Proses upgrade-nya sendiri berlangsung dua hari. Mengapa sampai dua hari ya?. Jawabnya karena saya sendiri tidak fokus menyentuh laptop dan lebih nyaman bermain dengan anak, sehingga saat sebuah perintah selesai diketik di shell, saya tinggal untuk bermain dengan anak atau menemani anak tidur dan upgrade pun terlupakan. Proses upgrade baru dilanjutkan keesokan harinya.

Proses upgrade-nya sendiri ada di website resmi debian.org.

Audit server debianindonesia sebelum upgrade

Saat ini saya lagi melakukan audit terhadap server kawananu.com sebelum melakukan upgrade ke Squeeze. Dari hasilnya sih memberikan positive result namun saya tidak mau gegabah melakukan upgrade secara remote. Maklum kebiasaan di lingkungan kerja yang membutuhkan zero downtime yang membawa efek paranoid saat akan melakukan upgrade.

Alternatif lain kemungkinan saya akan coba upgrade dulu PC yang ada di rumah karena masih menggunakan Debian Lenny dan satu lagi sudah menggunakan Debian Squeeze (testing frozen) dan akan di-upgrade juga ke Squeeze versi stabil. Jika berhasil saya baru akan meng-upgrade server kawananu.com tentunya secara on site saat ada dinas kerja ke Makassar nanti (server kawananu.com ada di salah satu ISP di Makassar).

Debian Squeeze telah dirilis – pagi ini

Setelah penantian selama 2 tahun, akhirnya rilis stabil terbaru distribusi Debian GNU/Linux keluar. Saat ini saya lagi membaca dengan seksama step-step upgrade dari Lenny ke Squeeze (link) sebelum meng-upgrade server kawananu.com agar proses upgrade-nya berjalan sempurna. Mudah-mudahan berjalan lancar seperti saat server tersebut saya upgrade dari Etch ke Lenny 2 tahun lalu.

Oh iya perombakan tampilan website dan seluruh link-link di bawahnya juga dilakukan oleh debian www team, tapi website utamanya menurut saya pribadi kok tambah kaku dan jelek ya (link).hehehe memang inilah ciri khas dari Debian kali ya “sebuah kesederhaan”.

PCM Parser – Update

Di sela-sela kesibukan akan rutinitas kerja di Medan, saya coba update lagi program perl saya untuk beberapa bugs dan feature baru yang bisa ditambahkan untuk penyempurnaan dan kemudahan dalam penggunaan program. Alhamdulillah selesai juga sebelum project MIP karena sangat berguna nantinya untuk pemetaan CIC dengan BSC (Base Station Controller) yang akan berubah setiap hari saat BSC-BSC tersebut dimasukkan di dalam pool.

Hari Terakhir di Medan – Babak I

Ya, hari ini hari terakhir di Medan karena besok sudah saatnya untuk pulang sejenak berkumpul dengan keluarga di Bandung. Banyak hal yang harus saya kerjakan di Bandung besok tentunya untuk urusan keluarga. Senin ada rencana untuk ketemu dengan Line Manager (LM) untuk selanjutnya terbang lagi ke Medan melanjutkan pekerjaan yang belum selesai dan masih butuh waktu sampai bulan maret. Cukup panjang dan semoga ini menjadi perkerjaan terakhir untuk keluar kota, let’s see on Monday with the IPM result.

Jika benar adalah perjalanan keluar kota terakhir berarti banyak hal yang harus saya benahi kembali tentang setting target hidup, pekerjaan, sumber penghasilan lain (cee ilah gaya amat). Terus terang pekerjaan saat ini memang menghasilkan uang yang cukup besar untuk tabungan karena SPJ dari kantor di luar overtime tapi saya harus banyak kehilangan masa-masa kecil anak saya dan waktu yang sangat sedikit buat istri dan anak saya. Ini salah satu alasan mengapa harus pindah, ditambah lagi dengan kelelahan saat harus keluar kota dan kerja malam yang tentu sangat tidak baik untuk kesehatan. Orang tua saya sudah sering mewanti-wanti untuk segera pindah karena mereka menganggap pekerjaan saya ini aneh bagi kebanyakan orang. Lebih banyak ngalong, sampai orang tua sendiri sempat bilang “buat apa uang banyak kalau ujung-ujung nya jadi sakit”. Alasan-alasan inilah yang membuat saya harus pindah.

Jika harapan tersebut tercapai berarti banyak hal baru yang bisa saya kerjaan saat berada pada posisi yang baru tersebut. Keliatannya sih cukup menyenangkan karena banyak berhubungan dengan dunia statistik, dan tentu saja ilmu pemrogramannya dapat terus saya pakai untuk pembuatan program yang dapat membantu saya dalam pengolahan data-data statistik. Saya tentu harus mencoba membuka buka lagi buku kalkulus/statistik telekomunikasi tapi tentu ini sangat menyenangkan.

Nah, jika tidak bepergian keluar kota lagi berarti banyak hal yang bisa saya kerjakan sepulang dari kantor terutama untuk terus mendalami GNU/Linux (hehee,.ini wajib hukumnya) dan mendokumentasikannya sehingga bisa melahirkan buku-buku baru untuk menjadi pegangan sendiri dan semoga bisa menjadi bermanfaat buat orang lain dan satu lagi ya bisa sedikit menambah pemasukan (Hehee).

Kiriman buku telah tiba

Selasa kemarin pesanan buku saya sudah sampai di rumah, saatnya untuk mempelajari isi dari setiap bahasan yang ada di dalam buku tersebut. Buku pertama berjudul Mastering Perl/Tk dengan jumlah halaman 746 karangan Steve Lidie & Nancy Walsh. Sebenarnya saya sendiri sudah memiliki versi softcopy dari buku ini tapi karena ingin mengoleksi dalam  bentuk print out maka saya putuskan untuk membeli buku tersebut.

Buku ini tentu saja membahas bagaimana membangun aplikasi GUI dengan menggunakan bahasa pemrograman Perl. Cukup detail pembahasan untuk setiap opsi yang disediakan oleh Perl/Tk.

Buku kedua berjudul Web, Graphics & Perl/Tk dengan jumlah halaman 431 dan isinya merupakan kumpulan dari jurnal Perl dengan editor Jon Orwant. Sesuai dengan judulnya memang tidak spesifik pada pembahasan tertentu saja melainkan pembahasan pada tiga materi yakni tentang Web/apache_perl module, graphics dan Tk.

Naya di troli belanja

Minggu lalu sebelum berangkat ke Pekanbaru menyempatkan mengantar bundanya Naya untuk membeli perlengkapan Naya termasuk yang utama adalah susu. Naya juga tidak mau ketinggalan padahal sudah agak malam. Lihat saja aksi Naya yang selalu ingin duduk di atas troli belanjaan. Naya sangat senang melihat kiri dan kanan saat kereta didorong. Saya tidak mengerti tentunya apa yang ada dipikiran Naya saat itu.

Sweater dan kupluk harus melekat di badan dan kepala Naya karena dinginnya udara malam agar Naya tidak masuk angin. Naya sendiri saat ini sudah menginjak usia 1 tahun 3 bulan.

Enginee untuk QA diganti

Awalnya enginee untuk QA (question & Answer) menggunakan drupal namun penulis ganti dengan menggunakan enginee MT 5 yang dibangun dengan menggunakan Perl. Linknya ada di sini

Site Off-line

Beberapa minggu lalu, salah satu sub website dari debianIndonesia down (http://www.kawananu.com/drupal) dan hanya menampilkan gambar di samping. Cross check ternyata password yang digunakan oleh drupal untuk mengakses database Mysql bermasalah. Setelah saya ganti dan mencoba mengakses kembali dan “BINGGO” website kembali normal.

PCM parser – Updated

Minggu ini saya coba update lagi program perl yang saya buat untuk membantu pekerjaan kantor saya. Program tersebut menambahkan 2 item baru di output yakni SPC dan SPID. Selain itu saya juga menambah 2 opsi baru untuk pilihan user.

Ikatlah Ilmu dengan Mencatatnya – Pesan Ali bin Abi Thalib

Dikutip dari buku Aku Membaca Aku tersenyum karangan AM Waskito – Salah seorang sahabat Nabi Muhammad SAW yakni Ali bin Abi Thalib pernah berkata “Ikatlah ilmu dengan mencatatnya/menuliskannya” adalah pesan yang sangat berharga bagi kita semua. Maksud dari perkataan beliau adalah setiap mendapat ilmu, catatlah ia, agar ilmu tersebut tetap terjaga. Jika hanya mengandalkan ingatan belaka, khawatir suatu saat kita terlupa.

Bingung mau menulis apa lagi…

111 = 3

Tulisan ini adalah tulisan yang ke-111 di blog kawananu.com. Sedangkan penjumlahan dari angka tersebut menunjukkan 3 tahun saya ngeblog dan mengelolah server kawananu.com. Jika dirata-ratakan ternyata dalam sebulan saya cuma menghasilkan 3 buah tulisan. Ini angka yang sangat minum untuk menjadi seorang penulis hebat bukan?.

Daeng Basa

Ya, sebuah nama yang selalu terngiang-ngiang sampai kapan pun. Daeng Basa adalah kakek (ayahanda dari bapak saya) yang telah meninggal dunia setelah shalat Isya kamis malam tanpa mengalami sakit dan kepergiannya pun begitu tenang dan  cepat, semoga Allah menerima kebaikan dan memaafkan segala kesalahan beliau. Saat itu saya sedang tugas ke  Padang-Sumatera Barat seminggu sebelum Ramadhan tahun 2010. Dering telepon dari Bapak saya tidak seperti biasa karena dengan terbatah-batah beliau menyampaikan bahwa kakek telah meninggal dunia malam ini nak – Ammoterangmi neneknu nak, teamoko amminroi mae nasaba’ tenaji nuciniji mayatna na‘, ammuko bari’basa nanikuburumi te’te’ sampulo juma’). Begitulah pesan bapak  saya saat itu. Namun karena rasa rindu yang begitu dalam kepada almarhum, keesokan harinya saya tetap memutuskan untuk berangkat dari Padang (jam 7 malam) transit di Jakarta dan sampai di Makassar jam 3 subuh. Saya tidak sempat ke Bandung untuk bertemu dengan anak-istri tapi Insya Allah setelah pulang dari Makassar nanti akan langsung ke Bandung baru kembali ke Jakarta untuk memulai aktifitas pekerjaan lagi. Pekerjaan di Padang memang belum selesai saat itu tapi setelah diskusi dengan Project Manager (PM) saya, beliau mengizinkan untuk meninggalkan Padang. Terima kasih banyak Pak.

Sebenarnya baik kakek maupun nenek dari garis keturunan bapak saya, kami memanggil keduanya dengan sebutan nenek dan itu berlaku juga buat Daeng Basa (karena kebiasaan cucu-cucu beliau memanggilnya). Mengingat nama beliau, saya pasti akan teringat dengan masa kecil dulu di kampung halaman saya Jeneponto. Saya memiliki banyak panutan hidup dari keluarga sendiri, sebuah keluarga yang cukup bersahaja dan begitu banyak pelajaran hidup yang membuat saya saat ini ada di tanah seberang. Selain Daeng Basa, saya juga memiliki kakek dari ibu saya yakni Abbas Alimuddin, beliau adalah purnawirawan ABRI (Lain kali saya akan menuliskan tentang beliau juga). Kedua sosok inilah yang banyak menorehkan tinta pembelajaran hidup masa-masa kecil saya dulu selain tentunya yang utama dari kedua orang tua saya.

Napak tilas kehidupan masa kecil dulu di kampung sangatlah indah. Saya tidak mengenal dunia game layaknya anak-anak jaman sekarang. Yang saya kenal adalah permainan tradisional yang semuanya berasal dari alam. Waktu itu sering bermain di sawah dan di kebun, ammatte jangang-jangang (padi’, taradidi) adalah kegemaran saya. Bersama anak-anak lainnya kami tumbuh di lingkungan pedesaan, walau sebenarnya saya terlahir di kota Makassar karena memang keluarga besar dari Ibu saya lebih banyak tinggal di Makassar, namun bapak bekerja sebagai pegawai negeri di Jeneponto maka kami tumbuh dan besar di sana (aktek kelahiran Jeneponto padahal lahir di Makassar).

Waktu itu rumah orang tua saya ada di BTN Romanga sementara keluarga kami lebih banyak di Belokallong dan Pakkaterang. Sepulang sekolah atau di hari libur pasti akan berkunjung dan menginap ke rumah kakek di Belokallong dan di Pakkaterang. Biasanya saya selalu diajak pergi ke kebun di pagi dan sore hari yang memang jarak kebunnya tidak terlalu jauh dari rumah. Dan paling senang saya meminum air tebu yang sengaja ditanam di kebun nenek saya. Caranya , ditebang batang dan daun-daunnya yang sangat tajam yang masih melekat di batang tebunya dibuang kemudian dikuliti dan tinggal diisap dan ampasnya dibuang. Rasanya sangat manis. Makanya setiap melihat orang yang jualan air tebu saya selalu teringat akan masa-masa dulu bersama nenek saya Daeng Basa. Beliau adalah seorang pekerja keras dan pantang menyerah. Di zamannya, mungkin orang tua dulu tidak peduli dengan pendidikan anak-anaknya, namun kolaborasi nenek kami yang memiliki visi jauh ke depan dan sangat peduli dengan pendidikan anak-anaknya, akhirnya keempat saudara bapak saya semuanya berhasil dan mandiri hingga saat ini.

Semasa hidupnya nenek saya (alm. Daeng Base), saya tidak pernah sedikit pun mendengar beliau menceritakan orang lain. Iya lebih sibuk untuk bekerja dan beribadah. Waktu-waktu shalat terus beliau jaga sampai ajal menjemput dan terbukti, ketika bapak saya pamit ke kakek saya untuk melaksanakan shalat Isya ke Masjid, Ia pun bersegera untuk melaksanakan shalat Isya di tempat tidur walaupun beliau tidak sakit namun karena faktor usia yang membuatnya harus terbaring di hari-hari sebelum malaikat maut menjemput. Setelah shalat Isya, beliau pun dipanggil oleh Allah SWT dengan tenang. Semoga Allah mengampuni seluruh kesalahan yang pernah beliau lakukan dan menerima seluruh amal baiknya, Amin.

Waktu itu, kakek saya sering bercerita tentang masa-masa penjajahan dulu, bagaimana susahnya untuk makan, tidak tenang karena dihantui oleh rasa takut akan kekejaman Jepang waktu itu. Beliau sering bercerita tentang orang-orang dulu bagaimana mereka berperang melawan penjajah, bagaimana mereka menyembunyikan padi di bawah tanah agar tidak dirampas oleh Jepang dan cerita-cerita lain yang tentu saja masih teringat sampai saat ini.

Dari beliaulah saya mengenal barzanji karena setiap nenek saya dipanggil untuk barzanji dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW, kami selalu diajak untuk ikut dan mendapat bayao dan songkolo maudu’.

Saat ubi jalar siap untuk dipanen, Kami (cucu) selalu diajak untuk ikut ke kebun mengambil ubi jalar (lame lamba). Biasanya ubi tersebut langsung saya bakar di tengah kebun untuk dinikmati saat itu juga dan sisanya dibawa pulang untuk dimasak atau dijadikan kue. Selain itu, kami juga sering diajak ke sungai untuk berenang atau menangkap ikan, kepiting dan udang.

Demikian ceritanya dan lain waktu saya akan sambung tulisan ini.

“Selamat jalan buat nenekku yang selalu kami rindukan, semoga Allah menerangi kuburnya dengan cahaya-Nya. Amin..”

Menghitung Usia Naya dengan Perl

Saat ini saya sedang ada di Pekanbaru dalam rangka tugas kerja seperti biasa. Nah minggu ini adalah jadwal anak kami (Naya) diimunisasi tapi berhubung lagi di luar kota akhirnya ibundanyalah yang harus mengantar ke rumah sakit bersama Yeti (adik ipar). Dari pada bengong saya buat program Perl sederhana untuk menghitung usia Naya saat ini. Hasilnya terlihat di akhir tulisan ini. Naya sudah berusia 1 tahun 2 bulan (Naya lahir 18 Agustus 2009) dan sekarang lagi lucu-lucunya. sudah bisa bermain sendiri dan terkadang larut dalam permainannya sendiri. Namun jika bundanya ada di rumah maka Naya selalu ingin bermanja-manja ria, terkadang tidak mau bermain sendiri(harus ditemani bundanya).

Saya sendiri telah banyak kehilangan masa-masa pertumbuhan Naya. Tapi saya masih terus berusaha untuk berkomunikasi dengan Naya dan bundanya pada layar HP (video call). Saya hanya mendengar perkembangannya dari bundanya seperti kelucuan-kelucuan yang dia lakukan setiap saat, dll.

kari@debian:~$ vi usia_naya.pl
<pre>#!/usr/bin/perl -w
#
# October 2010 kari\@kawananu.com
#
use strict;</pre>
<pre>###################################
# Scalar variables
###################################
my $naya_year_born = "2009";
my $date_today;
my $recent_old_year;
my $recent_month;</pre>
<pre>###################################
# Hash variable
###################################
my %months;</pre>
<pre>####End of variables definition#####
%months =(Jan =&gt; 1,
          Feb =&gt; 2,
          Mar =&gt; 3,
          Apr =&gt; 4,
          May =&gt; 5,
          Jun =&gt; 6,
          Jul =&gt; 7,
          Aug =&gt; 8,
          Sep =&gt; 9,
          Oct =&gt; 10,
          Nov =&gt; 11,
          Dec =&gt; 12);</pre>
<pre>##########################################################
# Output of "date" command : Sun Oct 31 10:31:07 WIT 2010#
##########################################################</pre>
<pre>$date_today = `date`;                                                            
my ($Day, $Month, $Date_, $Time_, $Zone, $Year) = split(/\s+/,$date_today);      
$recent_old_year = join (",",$Year-$naya_year_born,$months{$Month}-$months{Aug});
print "Myisha Kallista Abinaya telah berumur $recent_old_year tahun \n";</pre>
<pre>__END__
:wq</pre>
kari@debian:~$ chmod +x usia_naya.pl
kari@debian:~$ ./usia_naya.pl

Myisha Kallista Abinaya telah berumur 1,2 tahun

Dari program di atas ternyata masih adalah kelemahannya yakni jika bulan saat ini lebih kecil (<) dari bulan Agustus (8) maka program akan menampilkan contoh keluaran berikut.

Myisha Kallista Abinaya telah berumur 2, -2 tahun

Sebenarnya tidak ada masalah dengan keluaran tersebut tapi pembaca akan mengalami kesulitan dalam penerjemahannya jika dibanding dengan 1 tahun 10 bulan. Berkut skrip Perl versi lengkap untuk kasus di atas.

 

<pre>#!/usr/bin/perl -w</pre>
<pre>#</pre>
<pre># October 2010 kari\@kawananu.com</pre>
<pre># GNU/Linux Version</pre>
<pre>#</pre>
<pre>use strict;</pre>
<pre>use diagnostics;</pre>
<pre>###################################</pre>
<pre># Scalar variables</pre>
<pre>###################################</pre>
<pre>my $naya_year_born = "2009";</pre>
<pre>my $date_today;</pre>
<pre>my $recent_old_year;</pre>
<pre>my $recent_old_month;</pre>
<pre>my $recent_month;</pre>
<pre>###################################</pre>
<pre># Hash variable</pre>
<pre>###################################</pre>
<pre>my %months;</pre>
<pre>####End of variables definition#####</pre>
<pre>%months =(Jan =&gt; 1,</pre>
<pre>          Feb =&gt; 2,</pre>
<pre>          Mar =&gt; 3,</pre>
<pre>          Apr =&gt; 4,</pre>
<pre>          May =&gt; 5,</pre>
<pre>          Jun =&gt; 6,</pre>
<pre>          Jul =&gt; 7,</pre>
<pre>          Aug =&gt; 8,</pre>
<pre>          Sep =&gt; 9,</pre>
<pre>          Oct =&gt; 10,</pre>
<pre>          Nov =&gt; 11,</pre>
<pre>          Dec =&gt; 12);</pre>
<pre>##########################################################</pre>
<pre># Output of "date" command : Sun Oct 31 10:31:07 WIT 2010#</pre>
<pre>##########################################################</pre>
<pre>$date_today = `date`; # backquotes</pre>
<pre> my ($Day, $Month, $Date_, $Time_, $Zone, $Year) = split(/\s+/,$date_today);</pre>
<pre> if ($months{$Month} &lt; $months{Aug}){</pre>
<pre>     $recent_old_year  = (($Year-1)-($naya_year_born));</pre>
<pre>     $recent_old_month =((12)+($months{$Month}-$months{Aug}));</pre>
<pre>       if ($recent_old_year == 0){</pre>
<pre>          print "Myisha Kallista Abinaya telah berumur $recent_old_month bulan \n"}</pre>
<pre>          else {</pre>
<pre>               print "Myisha Kallista Abinaya telah berumur $recent_old_year tahun, $recent_old_month bulan \n";}</pre>
<pre> }</pre>
<pre> else { $recent_old_year = join (",",$Year-$naya_year_born,$months{$Month}-$months{Aug});</pre>
<pre>       print "Myisha Kallista Abinaya telah berumur $recent_old_year tahun \n";}</pre>
<pre>__END__</pre>

Penjelasan program di atas sbb.

<pre>if ($months{$Month} &lt; $months{Aug})</pre>

Baris di atas akan memeriksa bulan saat ini apakah lebih kecil (<) dari bulan Agustus (8), jika ya berarti akan menjalankan deretan skrip di bawahnya yakni.

<pre>{
   $recent_old_year  = (($Year-1)-($naya_year_born));</pre>
<pre>     $recent_old_month =((12)+($months{$Month}-$months{Aug}));</pre>
<pre>       if ($recent_old_year == 0){</pre>
<pre>          print "Myisha Kallista Abinaya telah berumur $recent_old_month bulan \n"}</pre>
<pre>          else {</pre>
<pre>               print "Myisha Kallista Abinaya telah berumur $recent_old_year tahun, $recent_old_month bulan \n";}</pre>
<pre> }</pre>

Jika bulan saat ini lebih besar (>) dari bulan Agustus maka program akan menjalankan skrip berikut.

<pre> else { $recent_old_year = join (",",$Year-$naya_year_born,$months{$Month}-$months{Aug});</pre>
<pre>       print "Myisha Kallista Abinaya telah berumur $recent_old_year tahun \n";}</pre>
<pre></pre>

Kode sumbernya dapat di-download pada link ini

Toko Online debianIndonesia.org

Sesuai dengan judul tulisan di atas, penulis mencoba peruntungan dengan berdagang di Internet. Semoga kedepannya toko tersebut bisa berkembang. Update barang-barangnya memang belum selesai karena waktu yang belum memungkinkan, tapi pengunjung sudah bisa melakukan pesanan ke toko kami. Link-nya ada disini.

Untuk sementara barang-barang yang bisa kami sediakan adalah buku penulis sendiri, komponen elektronika untuk membangun kamera pengawas berbasis open source, merchandise GNU/Linux, Komputer PC/Laptop/Netbook dengan sistem operasi GNU/Linux serta DVD/CD GNU/Linux & BSD.

sumber gambar: http://www.oshoppingdirectory.com/

Naya harus makan ikan laut

Setelah perjalanan dari Bandar Lampung hari sabtu kemarin,saya istirahat di rumah seharian dan bercengkrama dengan anak-istri karena badan masih terasa lelah setelah perjalanan jauh. Keesokan harinya mengantar istri untuk belanja kebutuhan sehari-hari dan mengajak Naya untuk makan ikan laut. Tempatnya di RM. Sulawesi Jl. Setiabudi Bandung. Kami memutuskan untuk makan di tempat tersebut karena tersedianya  ikan yang relatif masih segar. Sambil menunggu ikannya dibakar, Naya duduk di atas meja makan sambil bermain garpu dan sendok yang telah disediakan sebelumnya.

Begitu makanannya telah siap, kami suapi Naya dengan ikan+ kecap yang telah kami pesan sebelumnya dan Alhamdulillah Naya suka (soalnya ia termasuk orang yang sedikit pilih-pilih makanan).

Di Bandung, untuk mendapatkan ikan laut yang segar memang susah disamping karena harganya yang relatif mahal. Biasanya kalau ada penugasan di Makassar, saya bawakan Naya ikan dan udang dari sana. Tapi karena persediaan sudah habis maka kami harus mencarikannya di Bandung. Saya memang harus membiasakan/memaksakan Naya makan ikan laut karena itu sudah menjadi tradisi kami sebagai orang Sulawesi pada umumnya. Oh iya, Naya juga termasuk anak yang suka makan ikan lele padahal di Makassar kami jarang makan ikan lele. Saya sendiri baru makan ikan tersebut setelah sekolah di Bandung. Naya..Naya..