Akhirnya bisa berkumpul kembali bersama keluarga

Kondisi ideal setelah berkeluarga tentu saja tetap satu kota dengan istri/suami dan anak-anak. Namun saat ini, banyak keluarga yang sulit berada di satu kota. Seorang ayah mungkin saja harus bekerja jauh dari kota tempat istri dan anak-anaknya berada (walaupun ini sebenarnya adalah sebuah pilihan hidup dan semua pilihan tersebut ada konsekuensinya).

Sejak bulan Februari 2017, istri dan anak-anak telah ikut bersama saya ke Singapura. Kebetulan istri sedang menempuh pendidikan PhD sehingga bisa off dari kantor selama menjalani study S3-nya. Alhamdulillah tahun ini adalah kesempatan kedua yang Allah SWT berikan. Saya dan keluarga bisa berkumpul bersama kembali sejak awal pernikahan kami. Kesempatan pertama waktu bekerja di Ericsson Philippines. Istri dan anak-anak sempat ikut selama 40 hari karena istri mengambil cuti panjang dan anak-anak pun masih kecil.

Saat masih bekerja di Jakarta, istri dan anak-anak saya tetap di Bandung dan hanya bertemu setiap akhir pekan. Kondisi yang sama setahun lalu, setiap minggu atau kadang kala dua minggu sekali (jika beban pekerjaan agak banyak) saya kembali ke Bandung dari Singapura.

Kebersamaan bersama keluarga tentu adalah sebuah nikmat Allah SWT yang benar-benar harus disyukuri.  Lihatlah kebahagiaan anak-anak saya saat akan mengantar ibunya ke Malaysia beberapa waktu lalu. Photo di ambil di daerah Sentosa island Singapura.

 

2 thoughts on “Akhirnya bisa berkumpul kembali bersama keluarga”

  1. Saya ikut bahagia membaca artikel ta kak.

    bagus angkat kisah istri ta’ kak, supaya semua perempuan juga bisa mengikuti karir beliau yang bisa sekolah sampai ke jenjang PhD..,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *