Menghabiskan waktu istirahat kerja di perpustakaan Singapura

Jika sedang ke kantor Singtel di Bukit Panjang, di saat jam istirahat dan sedang off makan siang maka tujuan utama adalah mengunjungi perpustakaan umum (NLB) di dekat sana. Kebetulan perpustakaannya baru dibuka kembali dan suasananya sangat nyaman untuk menghabiskan waktu 1 jam-an di dalam perpustakaan.

Seseorang keliatannya sedang membuat program sedang asyik di depan komputernya ditemani sebuah buku di atas meja. Memang suasana yang tenang menjadikan tempat ini sangat cocok untuk melalukan aktifitas menulis kode program.

Photo Masa Kecil Dulu di Makassar

Barusan dapat kiriman WA message dari adik sepupu saya Fadli. hehe ternyata photo saat masih SMP di Makassar dulu sekitar tahun 1993-1996. Kak Adi memangku adik sepupu saya Fadli sementara saya memangku Fuad. Sekarang mereka sudah besar-besar semua. Sungguh waktu begitu cepat berjalan.

Harus sering-sering memantau statistik

Sebagai seorang engineer di dunia telekomunikasi terkadang kita harus sering memantau statistik untuk memastikan bahwa segala aktifitas perubahan yang dilakukan di perangkat telko tersebut tidak memberikan impact terhadap end user. Sebuah perangkat telekomunikasi harus memiliki tingkat availability 99.99 %.

Ini adalah salah satu perangkat software yang saya buat bersama dua orang kawan untuk menunjang aktifitas pekerjaan saya selama ini. Kami menggunakan Perl, expect, laravel, dan highcharts untuk menghasilkan software seperti berikut.

Sangat membantu karena penulis dapat memastikan tidak ada masalah dengan perangkat yang sedang kami modifikasi. Tidak terbayang berapa banyak orang akan komplain ke kami jika terjadi masalah setelah perubahan yang dilakukan ternyata membawa dampak pada sistem. Tentu saja revenue buat operator akan hilang dan kepercayaan masyarakat terhadap sebuah operator telekomunikasi juga akan berkurang dan beralih berlanggan ke operator lain.

Legoland Malaysia

Hari Jumat kemarin kami bertolak ke Malaysia (Johor Bahru – JB) dalam rangka mengajak anak-anak kami liburan ke Legoland. Ini adalah kali kedua kami kesana. Tepat setahun yang lalu setelah habis lebaran idul fitri kami ke tempat yang sama. Anak saya Ibnu kelihatannya belum puas pada kesempatan pertama sehingga sering terngiang-ngiang terus Legoland ini.

Selama di Johor Bahru kami menginap di hotel Puteri Pacific yang lokasinya dekat dengan pusat kota dengan tujuan akses kemana-mana dekat salah satunya adalah tempat makan. Selain itu, lokasinya hotelnya bersebelahan dengan imigrasi Malaysia di Woodlands sehingga untuk kembali ke Singapura cukup menyeberang jalan saja.

Naya sempat mengabadikan beberapa moment sesampai di hotel tempat kami menginap.

Setelah bersih-bersih dan shalat magrib, kami menuju JB city square untuk makan malam di sana dan menghabiskan beberapa waktu disekitarannya dan selanjutnya kembali ke hotel untuk istirahat malam karena besok pagi akan berangkat ke Legoland.

Keesokan harinya setelah sarapan pagi di hotel, tepat pukul 10.00 pagi kami menuju Legoland. Naya dan Ibnu tampak sangat senang dan sudah tidak sabar untuk sampai untuk segera menikmati seluruh jenis permainan yang ada.

Beberapa momen yang sempat kami abadikan:

Gerbang utama Legoland.

Kereta api mini yang jalurnya mengitari beberapa area di Legoland.

Ayah bergaya dengan narsis di atas mini kereta api sebelum kereta apinya berangkat.

Sesaat sebelum aktraksi dengan Ninja Go.

Di depan restoran Legoland, bunda dan anak-anak mengabadikannya.

Ibnu begitu tertarik dengan miniatur kesibukan pelabuhan laut tempat bongkar muat barang-barang.

Naya berpose di samping miniatur pigeon yang berbunyi layaknya pigeon sungguhan.

Naya berpose di dekat Jerapah.

Di atas ketinggian dengan pemandangan sekitar Legoland.