Ericsson Fast Forward (EFF) Program

Setelah aktifitas fixing bugs sambil menunggu waktu subuh, iseng-iseng akses website kampus saya dulu dan ternyata Head departement saya di Ericsson ada di sana. Beberapa minggu lalu saat acara peptalk (staff meeting), beliau memang menyampaikan akan ke Bandung untuk  program EFF.

Buat adik-adik yang lolos dalam seleksi tersebut, saya ucapkan “Welcome to Ericsson Indonesia”.

Beberapa quotes yang sangat menarik antara lain:

“Kami menyukai tenaga ahli  yang memiliki good attitude atau sikap bagus,”

“Kelebihan seseorang ditambah dengan attitude baik akan memudahkannya menjadi bagian dari perusahaan. Ia harus pandai berinovasi sehingga  ia mampu membawa perusahaan ke era teknologi baru. Jadi, tak hanya sekedar kemampuan hardskill dan sofskill saja,” jelasnya.

Ada juga beberapa  alumni Institut Teknologi Telkom (IT Telkom) yang  telah bekerja di Ericsson. Menurut Georgios,   alumni IT Telkom yang bekerja di sana diantaranya sebagai tenaga ahli desain, programmer hingga di level manajer.

“Saya melihat, alumni IT Telkom mampu bekerja cepat dan mengatasi pekerjaannya dengan baik,” pungkasnya.

-Georgios Mataragkas

Link ke artikel terkait

Bugs Fixing – PCM Parser

Tengah malam ini saya terbangun karena istri mengalami kesakitan akibat kram kaki dan perasaan yang tidak nyaman. Kram kaki memang sering dialami oleh ibu yang sedang hamil. Kandungan istri saat ini sudah menginjak usia 6 bulan. Setelah dipijat sebentar dengan minyak tawon, istri sudah bisa tertidur kembali.

Saya sendiri tidak bisa tertidur, sehingga saya putuskan untuk menambal beberapa bug yang saya temukan pada program PCM Parser sambil menunggu waktu subuh. Lumayan bisa memperbaiki beberapa error yang ada dan menambahkan beberapa fitur tambahan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bandung 31 Juli 2011

Family Gathering Institut Teknologi Telkom – 2011

Hari sabtu kemarin kami sekeluarga bersama rekan-rekan dosen serta seluruh staff IT Telkom Bandung menuju Purwakarta dalam rangka acara tahunan yakni family gathering. Berangkat dari rumah jam 06.15 pagi dan sampai di kampus jam 7 pas. Kami adalah orang terakhir yang ditunggu karena seluruh dosen dan pegawai beserta keluarga mereka masing-masing telah berada di dalam bus yang telah disediakan oleh panitia. Saya antar istri dan anak ke bus 3 dan kemudian memarkirkan kendaraan kemudian bergegas menuju bus. Ehem.. Malu juga karena kami orang terakhir yang ditunggu sebelum bus tersebut berangkat. Tapi sudahlah pasang muka tembok saja walaupun di bus tersebut banyak juga dosen-dosen senior.

Perjalanan ke Purwakarta ditempuh dalam waktu satu jam dan sampailah kami ke tempat tujuan FG di Kota Bukit Indah Plaza hotel.Kami disambut oleh Event organizer (EO) yang menjadi panitia acara. Untuk beberapa saat seluruh peserta berkumpul di sebuah panggung utama untuk mendengar beberapa sambutan dari petinggi IT Telkom dan selanjutnya seluruh peserta diberi kebebasan untuk menikmati seluruh fasilitas hiburan yang disediakan oleh pihak hotel.

Naya – anak kami begitu menikmati renang di kolam bayi padahal ini yang pertama kalinya dia berada di kolam renang sungguhan (biasanya cuma di kolam karet mainan miliknya). Sampai-sampai tangan dan kakinya keriput akibat lamanya ia di dalam air.

Setelah mandi dan makan siang, seluruh anak menuju ke sebuah tempat untuk mengikuti acara menghias kue untuk anak. disediakan dua buah kue yakni donat dan mavin untuk dihiasi ceres, cream, dll.

Juga ada games menangkap kelinci dan ikan. Dari hasil tangkapan baik kelinci maupun ikan boleh dibawa pulang ke rumah masing-masing. Naya belum bisa ikut pada kedua games ini secara ia ternyata yang usianya paling muda belum genap dua tahun sementara anak-anak lain sudah berusia sekitar 4 tahunan ke atas.

tepat jam 5 sore seluruh peserta meninggalkan tempat acara FG dengan menggunakan bus yang telah digunakan sebelumnya. Naya pun tertidur dengan pulas sampai ke Bandung.

Terima kasih kepada pihak IT Telkom yang telah memberikan rekreasi gratis dan silaturrahmi kepada seluruh dosen dan staff semoga bisa menjadi semangat baru untuk memulai aktifitas (Link).

Jakarta - 19 July 2011

Berantakan

Hampir sebulan ini tidak pernah menyentuh komputer server saya yang ada di rumah. Komputer ini biasanya saya pakai untuk ngoprek Debian GNU/Linux dan sudah beragam aplikasi server telah berjalan dengan sempurna di atasnya. Setelah waktu subuh, saya coba nyalakan kembali komputer tersebut dan mencoba akses lewat laptop kantor yang sehari-hari saya pakai untuk bekerja.

Setelah proses booting selesai dan siap untuk digunakan, seharusnya laptop saya sudah mendapat IP dari mesin server secara dinamik. Namun sayang dhcp server-nya ternyata ngadat dan belum sempat saya periksa lagi masalahnya apa.

Saya coba set IP statik dari komputer laptop untuk menggunakan segmen yang sama dengan komputer server. Akhirnya bisa melakukan koneksi ke mesin server. Masalah kedua timbul karena saat akan mengakses aplikasi klien LDAP via web browser yakni LAM. dan ternyata mesin server tersebut meminta autentikasi dengan menggunakan user yang ada di direktori LDAP. mencoba login tapi aksesnya ditolak terus. Wah tambah bingung rasanya. Apa mesin ini marah/ngambek karena tidak dijeguk lagi alias terlupakan, ya?.

Karena sedikit penasaran dengan LDAP, saya coba create manual lewat shell untuk menambahkan user baru ke direktori LDAP dan hasilnya erreur LDAP: Can’t contact master ldap server for writing (IO::Socket::INET: Bad hostname ‘ldap.kawananu.com’) at /usr/share/perl5/smbldap_tools.pm line 322. Ups masalahnya ternyata tidak dapat mengakses mesin LDAP karena DNS. Saya liat konfigurasi DNS ok dan mencoba melihat konfigurasi yang ada di /etc/resolv.conf. aha..saya baru ingat kalau server ini pernah saya pakai untuk koneksi Internet menggunakan modem dan biasanya sistem akan menambahkan secara otomatis sebuah IP baru di file konfigurasi tersebut.

Sumber gambar: http://www.cartoonstock.com/lowres/aba0405l.jpg