Upgrade ke Debian Squeeze telah selesai

Tulisan ini seharusnya saya upload ke blog dua hari lalu tapi karena waktu kebersamaan dengan keluarga lebih penting, akhirnya tulisan ini baru selesai malam ini. Setelah proses audit server debianindonesia selesai, awalnya ingin meng-upgrade secara lokal saat berada di Makassar nanti, tapi waktunya sendiri belum pasti sehingga dengan bekal dari komentar salah seorang pengguna Debian bahwa dia telah berhasil meng-upgrade server-nya secara remote akhirnya saya putuskan untuk meng-upgrade juga secara remote.

Saat upgrade dari Etch ke Lenny memang saya lakukan secara remote tanpa ada hambatan sama sekali, cuma pada kesempatan kali ini entah mengapa rasa khawatir terlalu tinggi jika dalam proses upgrade ada masalah dan tidak bisa di-remote lagi.

Saya coba pelajari dengan baik petunjuk bagaimana meng-upgrade ke squeeze yang dikeluarkan oleh pihak debian.org dan seluruh syarat awal yang perlu diperhatikan sebelum upgrade serta indikasi kegagalan dan cara penyelesaian permasalahan. Singkat cerita, server kawananu.com berhasil saya upgrade.

Proses upgrade-nya sendiri berlangsung dua hari. Mengapa sampai dua hari ya?. Jawabnya karena saya sendiri tidak fokus menyentuh laptop dan lebih nyaman bermain dengan anak, sehingga saat sebuah perintah selesai diketik di shell, saya tinggal untuk bermain dengan anak atau menemani anak tidur dan upgrade pun terlupakan. Proses upgrade baru dilanjutkan keesokan harinya.

Proses upgrade-nya sendiri ada di website resmi debian.org.

Audit server debianindonesia sebelum upgrade

Saat ini saya lagi melakukan audit terhadap server kawananu.com sebelum melakukan upgrade ke Squeeze. Dari hasilnya sih memberikan positive result namun saya tidak mau gegabah melakukan upgrade secara remote. Maklum kebiasaan di lingkungan kerja yang membutuhkan zero downtime yang membawa efek paranoid saat akan melakukan upgrade.

Alternatif lain kemungkinan saya akan coba upgrade dulu PC yang ada di rumah karena masih menggunakan Debian Lenny dan satu lagi sudah menggunakan Debian Squeeze (testing frozen) dan akan di-upgrade juga ke Squeeze versi stabil. Jika berhasil saya baru akan meng-upgrade server kawananu.com tentunya secara on site saat ada dinas kerja ke Makassar nanti (server kawananu.com ada di salah satu ISP di Makassar).

Debian Squeeze telah dirilis – pagi ini

Setelah penantian selama 2 tahun, akhirnya rilis stabil terbaru distribusi Debian GNU/Linux keluar. Saat ini saya lagi membaca dengan seksama step-step upgrade dari Lenny ke Squeeze (link) sebelum meng-upgrade server kawananu.com agar proses upgrade-nya berjalan sempurna. Mudah-mudahan berjalan lancar seperti saat server tersebut saya upgrade dari Etch ke Lenny 2 tahun lalu.

Oh iya perombakan tampilan website dan seluruh link-link di bawahnya juga dilakukan oleh debian www team, tapi website utamanya menurut saya pribadi kok tambah kaku dan jelek ya (link).hehehe memang inilah ciri khas dari Debian kali ya “sebuah kesederhaan”.

PCM Parser – Update

Di sela-sela kesibukan akan rutinitas kerja di Medan, saya coba update lagi program perl saya untuk beberapa bugs dan feature baru yang bisa ditambahkan untuk penyempurnaan dan kemudahan dalam penggunaan program. Alhamdulillah selesai juga sebelum project MIP karena sangat berguna nantinya untuk pemetaan CIC dengan BSC (Base Station Controller) yang akan berubah setiap hari saat BSC-BSC tersebut dimasukkan di dalam pool.