Menghitung Usia Naya dengan Perl

Saat ini saya sedang ada di Pekanbaru dalam rangka tugas kerja seperti biasa. Nah minggu ini adalah jadwal anak kami (Naya) diimunisasi tapi berhubung lagi di luar kota akhirnya ibundanyalah yang harus mengantar ke rumah sakit bersama Yeti (adik ipar). Dari pada bengong saya buat program Perl sederhana untuk menghitung usia Naya saat ini. Hasilnya terlihat di akhir tulisan ini. Naya sudah berusia 1 tahun 2 bulan (Naya lahir 18 Agustus 2009) dan sekarang lagi lucu-lucunya. sudah bisa bermain sendiri dan terkadang larut dalam permainannya sendiri. Namun jika bundanya ada di rumah maka Naya selalu ingin bermanja-manja ria, terkadang tidak mau bermain sendiri(harus ditemani bundanya).

Saya sendiri telah banyak kehilangan masa-masa pertumbuhan Naya. Tapi saya masih terus berusaha untuk berkomunikasi dengan Naya dan bundanya pada layar HP (video call). Saya hanya mendengar perkembangannya dari bundanya seperti kelucuan-kelucuan yang dia lakukan setiap saat, dll.

kari@debian:~$ vi usia_naya.pl
<pre>#!/usr/bin/perl -w
#
# October 2010 kari\@kawananu.com
#
use strict;</pre>
<pre>###################################
# Scalar variables
###################################
my $naya_year_born = "2009";
my $date_today;
my $recent_old_year;
my $recent_month;</pre>
<pre>###################################
# Hash variable
###################################
my %months;</pre>
<pre>####End of variables definition#####
%months =(Jan =&gt; 1,
          Feb =&gt; 2,
          Mar =&gt; 3,
          Apr =&gt; 4,
          May =&gt; 5,
          Jun =&gt; 6,
          Jul =&gt; 7,
          Aug =&gt; 8,
          Sep =&gt; 9,
          Oct =&gt; 10,
          Nov =&gt; 11,
          Dec =&gt; 12);</pre>
<pre>##########################################################
# Output of "date" command : Sun Oct 31 10:31:07 WIT 2010#
##########################################################</pre>
<pre>$date_today = `date`;                                                            
my ($Day, $Month, $Date_, $Time_, $Zone, $Year) = split(/\s+/,$date_today);      
$recent_old_year = join (",",$Year-$naya_year_born,$months{$Month}-$months{Aug});
print "Myisha Kallista Abinaya telah berumur $recent_old_year tahun \n";</pre>
<pre>__END__
:wq</pre>
kari@debian:~$ chmod +x usia_naya.pl
kari@debian:~$ ./usia_naya.pl

Myisha Kallista Abinaya telah berumur 1,2 tahun

Dari program di atas ternyata masih adalah kelemahannya yakni jika bulan saat ini lebih kecil (<) dari bulan Agustus (8) maka program akan menampilkan contoh keluaran berikut.

Myisha Kallista Abinaya telah berumur 2, -2 tahun

Sebenarnya tidak ada masalah dengan keluaran tersebut tapi pembaca akan mengalami kesulitan dalam penerjemahannya jika dibanding dengan 1 tahun 10 bulan. Berkut skrip Perl versi lengkap untuk kasus di atas.

 

<pre>#!/usr/bin/perl -w</pre>
<pre>#</pre>
<pre># October 2010 kari\@kawananu.com</pre>
<pre># GNU/Linux Version</pre>
<pre>#</pre>
<pre>use strict;</pre>
<pre>use diagnostics;</pre>
<pre>###################################</pre>
<pre># Scalar variables</pre>
<pre>###################################</pre>
<pre>my $naya_year_born = "2009";</pre>
<pre>my $date_today;</pre>
<pre>my $recent_old_year;</pre>
<pre>my $recent_old_month;</pre>
<pre>my $recent_month;</pre>
<pre>###################################</pre>
<pre># Hash variable</pre>
<pre>###################################</pre>
<pre>my %months;</pre>
<pre>####End of variables definition#####</pre>
<pre>%months =(Jan =&gt; 1,</pre>
<pre>          Feb =&gt; 2,</pre>
<pre>          Mar =&gt; 3,</pre>
<pre>          Apr =&gt; 4,</pre>
<pre>          May =&gt; 5,</pre>
<pre>          Jun =&gt; 6,</pre>
<pre>          Jul =&gt; 7,</pre>
<pre>          Aug =&gt; 8,</pre>
<pre>          Sep =&gt; 9,</pre>
<pre>          Oct =&gt; 10,</pre>
<pre>          Nov =&gt; 11,</pre>
<pre>          Dec =&gt; 12);</pre>
<pre>##########################################################</pre>
<pre># Output of "date" command : Sun Oct 31 10:31:07 WIT 2010#</pre>
<pre>##########################################################</pre>
<pre>$date_today = `date`; # backquotes</pre>
<pre> my ($Day, $Month, $Date_, $Time_, $Zone, $Year) = split(/\s+/,$date_today);</pre>
<pre> if ($months{$Month} &lt; $months{Aug}){</pre>
<pre>     $recent_old_year  = (($Year-1)-($naya_year_born));</pre>
<pre>     $recent_old_month =((12)+($months{$Month}-$months{Aug}));</pre>
<pre>       if ($recent_old_year == 0){</pre>
<pre>          print "Myisha Kallista Abinaya telah berumur $recent_old_month bulan \n"}</pre>
<pre>          else {</pre>
<pre>               print "Myisha Kallista Abinaya telah berumur $recent_old_year tahun, $recent_old_month bulan \n";}</pre>
<pre> }</pre>
<pre> else { $recent_old_year = join (",",$Year-$naya_year_born,$months{$Month}-$months{Aug});</pre>
<pre>       print "Myisha Kallista Abinaya telah berumur $recent_old_year tahun \n";}</pre>
<pre>__END__</pre>

Penjelasan program di atas sbb.

<pre>if ($months{$Month} &lt; $months{Aug})</pre>

Baris di atas akan memeriksa bulan saat ini apakah lebih kecil (<) dari bulan Agustus (8), jika ya berarti akan menjalankan deretan skrip di bawahnya yakni.

<pre>{
   $recent_old_year  = (($Year-1)-($naya_year_born));</pre>
<pre>     $recent_old_month =((12)+($months{$Month}-$months{Aug}));</pre>
<pre>       if ($recent_old_year == 0){</pre>
<pre>          print "Myisha Kallista Abinaya telah berumur $recent_old_month bulan \n"}</pre>
<pre>          else {</pre>
<pre>               print "Myisha Kallista Abinaya telah berumur $recent_old_year tahun, $recent_old_month bulan \n";}</pre>
<pre> }</pre>

Jika bulan saat ini lebih besar (>) dari bulan Agustus maka program akan menjalankan skrip berikut.

<pre> else { $recent_old_year = join (",",$Year-$naya_year_born,$months{$Month}-$months{Aug});</pre>
<pre>       print "Myisha Kallista Abinaya telah berumur $recent_old_year tahun \n";}</pre>
<pre></pre>

Kode sumbernya dapat di-download pada link ini

Toko Online debianIndonesia.org

Sesuai dengan judul tulisan di atas, penulis mencoba peruntungan dengan berdagang di Internet. Semoga kedepannya toko tersebut bisa berkembang. Update barang-barangnya memang belum selesai karena waktu yang belum memungkinkan, tapi pengunjung sudah bisa melakukan pesanan ke toko kami. Link-nya ada disini.

Untuk sementara barang-barang yang bisa kami sediakan adalah buku penulis sendiri, komponen elektronika untuk membangun kamera pengawas berbasis open source, merchandise GNU/Linux, Komputer PC/Laptop/Netbook dengan sistem operasi GNU/Linux serta DVD/CD GNU/Linux & BSD.

sumber gambar: http://www.oshoppingdirectory.com/

Naya harus makan ikan laut

Setelah perjalanan dari Bandar Lampung hari sabtu kemarin,saya istirahat di rumah seharian dan bercengkrama dengan anak-istri karena badan masih terasa lelah setelah perjalanan jauh. Keesokan harinya mengantar istri untuk belanja kebutuhan sehari-hari dan mengajak Naya untuk makan ikan laut. Tempatnya di RM. Sulawesi Jl. Setiabudi Bandung. Kami memutuskan untuk makan di tempat tersebut karena tersedianya  ikan yang relatif masih segar. Sambil menunggu ikannya dibakar, Naya duduk di atas meja makan sambil bermain garpu dan sendok yang telah disediakan sebelumnya.

Begitu makanannya telah siap, kami suapi Naya dengan ikan+ kecap yang telah kami pesan sebelumnya dan Alhamdulillah Naya suka (soalnya ia termasuk orang yang sedikit pilih-pilih makanan).

Di Bandung, untuk mendapatkan ikan laut yang segar memang susah disamping karena harganya yang relatif mahal. Biasanya kalau ada penugasan di Makassar, saya bawakan Naya ikan dan udang dari sana. Tapi karena persediaan sudah habis maka kami harus mencarikannya di Bandung. Saya memang harus membiasakan/memaksakan Naya makan ikan laut karena itu sudah menjadi tradisi kami sebagai orang Sulawesi pada umumnya. Oh iya, Naya juga termasuk anak yang suka makan ikan lele padahal di Makassar kami jarang makan ikan lele. Saya sendiri baru makan ikan tersebut setelah sekolah di Bandung. Naya..Naya..

Jalan-Jalan (outing) bersama Ericsson Indonesia

Baru sempat menulis artikel tentang outing atau jalan-jalan bersama teman kerja di PT. Ericsson Indonesia. Tahun ini merupakan tahun terakhir bersama teman-teman di departemen OI. Perubahan organisasi di perusahaan kami membuat departemen ini dilebur dengan departemen lain. Perjalanan kali ini ke Sukabumi Jawa Barat dan menginap di hotel Desa Resort. Acaranya cukup padat seperti arum jeram di sungai Citarik kemudian mampir di pantai Pelabuhan Ratu.Photo ini dipotret oleh Arthur Simbolon setelah arum jeram dan makan siang.

Kalau photo  berikutnya adalah sesaat sebelum berangkat outing ke Bali tahun 2008. dan tulisannya sudah pernah dimuat di weblog ini.

Sudah ada di Lampung lagi

Minggu kemarin ada di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD),minggu ini sudah ada di kota Bandar Lampung. Berangkat dengan pesawat Garuda jam 11.00 dan tiba di bandar udara Raden Inten II (Bandar Lampung) pukul 11.45. Perjalanan  dari bandara ke hotel butuh waktu sekitar +/- 30 menit. Menginap di Novotel hotel yang view-nya berhadapan dengan pantai dan pegunungan. Sesampai di hotel, langsung merebahkan badan dan istirahat karena nanti malam sampai pagi ada pekerjaan di Telkomsel (Jl. Way Sekampung). Semalam baru bisa tidur jam 11 malam karena penyuntingan buku saya belum selesai juga dan rasanya tambah banyak yang harus direvisi.

Sebagai kenang-kenangan saya potret apa yang ada di atas meja di kamar (Novotel). Kamarnya di lantai 7 nomor 18 (7018) dan view-nya menghadap ke Pengunungan sedangkan jika keluar dari pintu kamar akan menampilkan view pesisir pantai.

Kalau ini adalah buku petunjuk untuk room service berisi informasi seputar layanan kamar hotel, dll.

Ucapan selamat buat istri

Sebenarnya wisuda magister istri saya Murahartawaty sudah beberapa bulan yang lalu, secara pribadi sudah saya ucapkan selamat atas keberhasilan dalam jenjang studi magister di sekolah teknik elektro dan informatika (STEI) ITB Bandung. Istri mengambil spesialisasi di bidang sistem informasi (SI) walaupun latar belakang pendidikan S1 nya bukan di bidang teknik informatika melainkan bidang studi teknik industri.

Sebagai seorang suami pastinya sangat bangga dengan kelulusan istri dan berhak menyandang gelar MT. Acara wisuda dilaksanakan di Sasana Budaya Ganesha ITB (Sabuga) Bandung. Saya dapat menghadiri acara wisuda juga orang tua kami dan tentunya si kecil Naya. Sebelum hari H saya berada di Padang – Sumatera Barat untuk beberapa pekerjaan yang harus diselesaikan sebelum bulan suci Ramadhan. Dari jauh hari sudah saya informasikan ke Project Manager (PM) bahwa kemungkinan pada hari wisuda istri, saya harus berada di Bandung untuk acara yang begitu penting bagi kami dan tidak mungkin untuk tidak dihadiri.

Alhamdulillah istri saya dapat lulus dengan predikat cum laude padahal selama menjalani kuliah dan tugas akhir, sangat jarang waktu yang bisa digunakan oleh istri karena kesibukan mengurus anak. Maklum saya sendiri dari hari senin-jumat berada di Jakarta dan hanya ada di Bandung pada hari jumat(malam)-Minggu (malam) itupun  kalau tidak sedang berada di luar kota. Waktu itu sebenarnya kami mengajak orang lain untuk tinggal di rumah sekaligus membantu pekerjaan rumah dan mengurus anak kami Naya. Namun akhirnya istri memutuskan untuk mengurus anak dan pekerjaan rumah tangga seorang diri tanpa ada campur tangan orang lain. Saat istri memberitahukan ke saya bahwa akan sidang thesis, dengan sedikit tidak percaya saya merngatakan “Bunda sudah mau sidang?. memangnya mengerjakan tugas akhirnya kapan?”. Istri saya ternyata menyelesaikan thesis-nya setelah Naya tidur malam. Kasihan juga karena sampai saat ini waktu istirahatnya dalam sehari sangat-sangat kurang mungkin hanya 4 jam saja. Tapi sampai saat ini, setiap saya tanya kenapa tetap tidak mau menggunakan jasa pembantu, istri saya hanya mengucapkan “saya masih mampu mengerjakan sendiri”. Kehadiran seseorang (orang yang baru dikenal) di rumah tangga mungkin tidak membuatnya nyaman.

Saat ini, Naya semakin besar dan tambah lucu dengan berbagai aktifitasnya yang sulit dikendalikan karena ingin bergerak dari satu tempat ke tempat lain tanpa adanya rasa capek membuat istri semakin kewalahan mengurus semuanya. Tapi mungkin karena semuanya dikerjakan dengan keikhlasan, rasa capek itu bisa diabaikan olehnya walaupun sekali-kali mengeluh ke saya.

Saat istri ke kampus untuk memberi pengajaran ke mahasiswa, anak kami Naya dititip ke salah satu sekolah TK dan sekaligus menyediakan jasa pengasuhan dan pendidikan anak-anak. Cukup mahal tapi tidak mengapa setidaknya rasa khawatir jika ditinggal dengan pengasuh di rumah sendiri tidak ada. Seharusnya sebuah lembaga/institusi akan lebih profesional dalam pengasuhan anak dan sistem pengawasan silang ada. Di sekolah tersebut, anak balita juga dibekali dengan pendidikan sesuai dengan usianya.

Istri setiap akan ke kampus harus bangun lebih awal lagi untuk menyiapkan seluruh bekal untuk Naya seperti makan pagi, makan siang, dan snack untuk ngemil, dan tentunya susu. Pihak sekolah tidak menyediakan segala kebutuhan anak didik/asuhnya.

Tanpa panjang lebar, saya hanya ingin mengucapkan selamat ya Bunda atas keberhasilan meraih gelar Magister Teknik (MT) dengan predikat cum laude. Tinggal melanjutkan ke jenjang doktoral dan kalau bisa di luar negeri biar saya dan Naya juga bisa jalan-jalan ke sana.

WordPress Engine di-upgrade

Akhirnya wordpress engine dari blog ini telah berhasil penulis upgrade malam ini. Sudah lama saya tidak meng-upgrade engine dan sudah terlewatkan beberapa rilisnya. Terakhir menggunakan 2.9.1 dan baru penulis upgrade ke rilis 3.0.1. Metode upgrade ternyata masih sama dengan proses upgrade sebelumnya sehingga tidak perlu waktu lama untuk menyelesaikan proses secara keseluruhan.

PCM Parser – Update

Kesampaian juga untuk membuat program PCM Parser ini dalam versi windows juga dengan bahasa Perl. Awalnya memang penulis buat di Debian GNU/Linux namun dengan pertimbangan untuk kemudahan pengguna lain (karyawan Ericsson yang membutuhkan program ini) yang belum familiar atau malas untuk menginstal GNU/Linux di Laptop akhirnya saya koding ulang agar berjalan di lingkungan Windows. Ada sedikit perubahan memang tapi secara garis besar kode programnya tidak berubah.

Penulis juga menyertakan kode sumber untuk GNU/Linux, versi command line yang berjalan di GNU/Linux maupun Windows dan versi Windows. Silahkan di-download di link ini.

gui

Jalan-jalan ke peninggalan tsunami di Nanggroe Aceh Darussalam

Sebagaimana yang penulis paparkan pada tulisan sebelumnya yakni akan mengunjungi sisa-sisa peninggalan tsunami.  Hari ini saya sempatkan untuk mengunjungi tempat-tempat tersebut. Saat melihat photo-photo di taman bermain anak yang dibangun oleh relawan saat itu untuk rehabilitasi mental anak-anak Aceh yang letaknya berada persis di samping kapal Pembangkit Listrik Tenaga Dissel (PLTD) Apung I yang terseret ke darat (Maha Suci Allah), pedih rasanya. Photo berikut adalah kuburan massal di ulee lheue Banda Aceh dekat dengan pantai tempat gelombang tsunami berasal.

kuburan-massal2

Photo berikutnya adalah photo di depan masjid Baiturrahim ulee lheue yang merupakan masjid yang tidak hancur oleh dahsyatnya gelombang tsunami padahal seluruh bangunan di sekitar masjid tersebut rata dengan tanah.  Jarak masjid ini juga sangat dengan dengan bibir pantai.

masjid1

Setelah shalat dhuhur di masjid Baiturrahim Ulee Lheue, saya melanjutkan perjalanan ke pantai yang memang jaraknya sangat dekat dengan masjid dan kuburan massal tersebut. Sempat mengambil photo sebagai kenang-kenangan dan bisa bercerita ke anak cucu nantinya.

pantai1

Dari pantai kami melanjutkan perjalanan ke toko souvenir untuk membeli kerajinan tangan khas Nanggroe Aceh Darussalam. Penulis membeli Rencong (semoga tidak dikenakan biaya tambahan saat di Bandara nantinya) juga peci untuk shalat khas Aceh dan oleh-oleh buat istri.

Tepat jam 1/4 4 sore kami melanjutkan perjalanan menuju masjid Baiturrahman di kota Banda Aceh yang saat tsunami terjadi juga berdiri kokoh (Maha suci Allah). Setelah shalat Ashar, kami berkunjung ke UNSYIAH dan pulang ke hotel untuk istirahat.

Hotel Oasis Atjeh, 9 October 2010

Perjalanan Dinas Ke Nanggroe Aceh Darussalam

Akhirnya sampai juga ke kota serambi Mekah (Nanggroe Aceh Darussalam-NAD). Seperti biasa perjalanan dalam rangka tugas dinas. Sayangnya saya tidak sempat membawa kamera karena tertinggal di rumah (Bandung). Dari kantor disediakan hotel dan mobil selama berada di NAD. Insya Allah besok sehabis istirahat kemungkinan mau mengunjungi Museum tsunami dan shalat jumat di Masjid Baiturrahman di kota Banda Aceh. Selain itu berencana untuk mengunjungi kapal yang terseret ke darat oleh dahsyatnya gelombang tsunami.

Dalam perjalanan dari Medan menuju Aceh, pesawat menempuh perjalanan di pesisir pantai Aceh. Maha suci Allah.. 

Dalam perjalanan dari Bandara Sultan Iskandar Muda menuju hotel Oasis Atjeh sempat singgah di pemakaman massal di Lambaro Aceh Besar. Pemakaman ini adalah bukti dan sejarah buat generasi mendatang betapa dahsyatnya gelombang tsunami yang pernah terjadi di bumi serambi Mekah.

Nanggroe Aceh Darussalam, 7 Oktober 2010