Ingin mencoba Cherokee

cerookeBukan sebuah mobil Cherokee yang penulis maksud di sini tapi sebuah web server open source. Sampai saat ini penulis belum sempat-sempat juga untuk mencoba cherokee. Di server kawananu.com masih menggunakan apache2. Ngeri juga saat ini mengutak-atik konfigurasi server karena jika ada masalah berarti harus meluangkan waktu untuk itu. Kalau ingin mencoba cherokee boleh merujuk ke link cherokee

Belimbing Manis telah berbuah kembali

Setelah meninggalkan rumah selama kurang lebih 2 bulanan, akhirnya kembali ke Bandung dan mendapati belimbing manis di halaman depan rumah kami telah berbuah. Walaupun tahun ini buahnya baru dua biji tapi cukup. Selain itu, saya membawa bibit belimbing sayur dan jeruk puruk yang diambil dari rumah orang tua kami di Jeneponto. Karena bibitnya masih kecil jadi kami masih harus menunggu sampai tiga tahunan baru berbuah.

dsc_0630

Lebaran 1430 H di Jeneponto

Lebaran tahun ini kami rayakan bersama orang tua di Jeneponto serta istri dan anak kami Naya yang usianya baru genap satu bulan. Berikut adalah photo Mama, Ibu guru (Maryam), tante Ida, Tante Tina, nenek kami Hj. Fatima Dina, adik sepupu Audi dan Mimi yang sedang menikmati santapan opor ayam, ketupat di beranda belakang rumah. Tampak latar belakang adalah perkebunan pohon jati putih yang sedang meranggas akibat musim kemarau. Angin berhembus pelan dari sela-sela pohon jati menjadi teman kami bersantap pagi setelah shalat Idul Fitri.

dsc_0547

Acara berikutnya biasanya kami menuju rumah kakek/nenek (orang tua dari Bapak) dan sanak-keluarga kemudian dilanjutkan bersiarah ke makam kakek Abbas Alimuddin yang letaknya tidak jauh dari rumah kakek/nenek dari bapak saya.

dsc_05681

Naya juga ikut ke rumah nenek dengan baju lebarannya. Sambil menunggu ibu, bapak, bundanya Naya, Aci, berphoto dulu ya dengan ayahnya Naya di ruang tamu.

dsc_0560

Kalau photo ini diambil sesaat setelah berziarah ke makam.

dsc_0587

Perjalanan Naya pertama kali dengan pesawat

Tepat usia anak kami Naya 1 bulan 12 hari sudah harus bepergian jauh melintasi lautan dari Makassar ke Jakarta kemudian melanjutkan perjalanan lagi ke Bandung. Sebelum berangkat tentu seluruh informasi tentang bagaimana penerbangan bayi terutama untuk bayi dengan umur < 3 bulan. Sehari sebelumnya Naya juga harus diimunisasi untuk kedua kali setelah imunisasi pertama seminggu sejak kelahirannya. Perjalanan kali ini terutama untuk Naya memang tidak bisa dihindari karena perjalanan dinas ayahnya sudah berakhir dan harus kembali ke Jakarta lagi. Alhamdulillah jatah penerbangan masih gratis karena tugas kantor ke Makassar bertepatan dengan kelahiran anak kami yang memang direncanakan untuk lahir di Makassar dan bukan di Bandung.

Seluruh informasi yang saya dapat di Internet tentang  bagaimana penanganan bayi selama berada di pesawat telah diterapkan ke Naya. Kami sebagai orang tua selalu berdoa semoga tidak ada masalah kelak terutama untuk pendengaran Naya sendiri.

Beberapa tips sederhana yang pernah saya dapat di beberapa artikel di Internet tentang penanganan bayi dengan perjalanan pesawat:

1. Saat pesawat take off dan landing Naya harus selalu menelan (air susu) agar tekanan
di gendang telinga kembali normal. Namun Naya kami paksa untuk terus mengisap dot bayi
yang telah kami siapkan – Alhamdulillah Naya melakukannya sampai akhir perjalanan
walaupun dalam kondisi tertidur karena dinginnya AC pesawat.
2. Gunakan kapas kering penutup telinga selama perjalanan pesawat.
3. Gunakan Jaket tebal untuk menghidari dinginnya AC pesawat.

dsc_0559Selama perjalanan baik saat berada di pesawat dan perjalanan ke Bandung, Naya hanya tertidur pulas dan hanya sesekali terbangun saat buang air dan lapar selebihnya TIDUR. Kami berangkat dari Makassar pada pukul 15.45 dan sampai di Bandung tepat jam 12 malam. Kami kemudian singgah di RM. Ampera jl. Sukarno Hatta untuk makan malam kemudian ke rumah. Naya kemudian terbangun dari tidurnya dan memaksa kami untuk menemani bermain sampai jam 1/2 4 subuh dan bangun lagi jam 6 pagi. Tapi semua itu kami lalui dengan rasa senang tanpa beban sama sekali.