Bikin surat dari LaTeX

800px-latex_logoIseng-iseng mau nulis surat ke Ipink adik saya yang baru saja keterima kerja di perusahaan tambang. Kali ini saya menggunakan LaTeX. Berikut sintaks dan isi suratnya menggunakan LaTeX. LaTeX sendiri lebih banyak digunakan untuk penulisan jurnal ilmiah, skripsi, tesis serta disertasi. LaTeX memberikan kemudahan untuk penulisan rumus matematik yang kompleks serta sejumlah kelebihan penggunaan LaTeX ini. Silahkan dieksplorasi  lebih lanjut tentang LaTeX ini.

————————————————————————————————————————————————–

\documentstyle{letter}
\signature{Best Regards, \\ Askari Azikin \\ e-mail:kari@kawananu.com \\ weblog:http://www.kawananu.com/blog}
\begin{document}
\begin{letter}{Ipink \\ Jl. Banta-bantaeng Lr. 9 No. 90

\\ Makassar, Sulsel 90222}

\opening{Hallo Ipink,}

Selamat sudah diterima di perusahaan baru semoga betah di sana.
\closing{}
\end{letter}
\end{document}

————————————————————————————————————————————————–

Kemudian konversi ke file PDF dan hasilnya sebagai berikut.

March 24, 2009

Ipink
Jl. Banta-bantaeng Lr. 9 No. 90
Makassar, Sulsel 90222

Hallo Ipink,
Selamat sudah diterima di perusahaan baru semoga betah di sana.

Best Regards,
Askari Azikin
e-mail:kari@kawananu.com
weblog:http://www.kawananu.com/blog

Tulisan yang belum rampung juga

vi-emacs2Karena tidur lebih awal sehingga mata sudah tidak bisa terpejam lagi setelah jam 2 malam. Buka komputer sekalian berselancar di dunia maya. Awalnya mau melanjutkan tulisan tentang Emacs editor tapi belum dapat momentumnya. Malah keasyikan blogwalking dan ngeblog juga, akhirnya dapat deh satu tulisan ini. Walaupun ngk bermutu tapi tidak apa-apa. Siapa tahu setelah tulisan ini ter-upload malah momentum itu bisa saya dapatkan lagi untuk melanjutkan tulisan. Semalam keinginan buat menulis begitu tinggi tapi badan ini rasanya terlalu capek sehabis kerja. Baca buku gola gong yang penulis beli di Bandung malah tertidur dan bangun-bangun waktu sudah menunjukkan pukul 2 subuh.

Oh iya, emacs ini adalah tulisan saya yang terakhir dalam buku tersebut, jadi setelah emacs rampung berarti buku tersebut sudah rampung setelah tersendak-sendak dari tahun 2004. Malah sudah banyak tulisan dari buku tersebut yang sudah lawas alias ketinggalan jaman, Jadinya malah dibuang begitu saja. Buku ini juga dapat kata pengantar dari Pak Onno W. Purbo. Apa beliau masih ingat tidak ya tentang kata pengantar buku saya yang beliau buat tahun 2004?. Saya sendiri tidak yakin karena begitu sibuknya bapak Onno W. Purbo. Nanti kalau buku ini sudah dinyatakan akan diterbitkan oleh penerbit akan saya email beliau sebagai konfirmasi balik tentang kata pengantar beliau di buku saya.

Tetap semangat untuk menulis..

Sumber gambar: http://www.io.com/~dierdorf/vi-emacs2.jpg

Free Training IMovie-ZOOM PVJ Bandung

ilifeMinggu ini libur panjang karena cukup ngambil 1 hari (Jumat) berarti hari liburnya dari kamis hingga minggu, asyik bukan?. Saya sendiri pastinya akan menghabiskan waktu libur ini di Bandung bersama keluarga. Mungkin akan dihabiskan untuk melanjutkan tulisan yang belum rampung-rampung juga. Selain itu dapat tawaran training gratis iMovie dari Zoom. Dan syukurnya lagi istri bisa ikut juga jadi dapat 2 tiket gratis untuk training. Lumayanlah..

Acaranya hari sabtu jam 3 sore jadi sekalian bisa jalan-jalan sambil nunggu trainingnya di PVJ. Berbicara tentang ZOOM, penulis sendiri merasa sangat puas dengan pelayanan pra dan pasca pembelian product Apple di sana. Malah seharusnya untuk training sendiri harusnya cuma berlaku untuk 1 orang tapi setelah nego sama staff ZOOM akhirnya boleh untuk training berdua.

Makanya kalau pembaca yang ingin membeli product Apple di Bandung,, saya sangat menyarankan untuk datang ke ZOOM di Paris Van Java (PVJ) saja. Nice..

Sumber gambar: http://fishtrain.com/

Nama-nama Rilis Debian GNU/Linux

toy-story-ii-cast-4900352Tahukah Anda tentang rilis distribusi Debian GNU/Linux diambil dari mana? Apakah Anda kenal dengan Hamm, Potato, Buzz, Sid, Lenny, Sarge, Woody?. Nama-nama rilis dari Debian GNU/Linux ini diambil dari film animasi kartun berjudul Toy Story  yang dibuat dengan teknologi Computer generated imagery (CGI). Film ini dibuat oleh Pixar dan dirilis oleh Walt Disney Pictures dan Buena Vista Distributin di Amerika Serikat pada tanggal 21 Nov 1995 dan di Britania Raya pada tanggal 22 Maret 1996.

Toy Story adalah film panjang dengan gambar buatan komputer pertama yang dirilis Disney, bahkan dikatakan sebagai yang paling pertama. Cerita tentang film ini berkisar tentang petualangan mainan yang digambarkan bisa hidup jika tidak ada orang.

Sekuel film ini, Toy Story 2, dirilis pada 1999. Video Buzz Lightyear of Star Command: The Adventure Begins dan serial televisi Buzz Lightyear of Star Command yang dirilis pada 2000menceritakan petualangan Buzz Lightyear, salah satu mainan dalam Toy Story.

Tokoh-tokoh mainan dalam film Toy Story ini seperti Woody adalah salah satu dari sekumpulan mainan di rumah Andy. Ia dan teman-temannya sangat resah karena Andy berulang tahun yang berarti ia akan mendapat hadiah dan ada kemungkinan mainan yang lama akan dilupakan. Satu-satunya hadiah mainan untuk Andy adalah Buzz Lightyear, sebuah tokoh petualangan luar angkasa. Kedatangannya mengundang kekaguman mainan lain dan kecemburuan Woody. Berbagai atribut Woody di kamar Andy juga diganti dengan pernak-pernik Buzz, selain itu, Buzz belum sadar bahwa ia adalah mainan. Dan tetap menggangap ia petualang luar angkasa dan menganggap bahwa sayap dan penembak lasernya adalah asli.

Saat kecemburuannya memuncak, terjadi sebuah masalah. Buzz terlempar keluar dan para mainan meminta Woody bertanggung jawab. Buzz dan Woody pun melewati petualangan yang menegangkan untuk kembali bersama teman-temannya, yang berada dalam truk pindahan karena Andy akan pindah rumah.

Untuk versi unstable Debian GNU/Linux biasanya dinamai dengan Sid. Karakter penokohan Sid ini digambarkan sebagai manusia yang jahat dan sering menyiksa mainan.

Pengisi suara

Mainan

Manusia

 

Tulisan ini dikutip/disalin dari situs “http://id.wikipedia.org/wiki/Toy_Story”.

Borong Buku

Sabtu ini adalah hari saya mengantar istri untuk konsultasi rutin dengan Dr. Maximus SPOG di R.S Boromeus Bandung. Setelah mendaftar ulang, saya mengambil hasil check up minggu lalu untuk diserahkan ke dokter kandungan istri saya.Bulan kemarin istri saya disuruh untuk medical check up dan hasilnya sudah harus diterima oleh sang dokter saat konsultasi bulan ini. Medical check dilakukan saat kandungan istri berusia 3 bulan. Tujuannya tentu saja untuk memeriksa kadar hemoglobin darah, golongan darah, apakah ada virus toksoplasma dan sederetan test lain yang fungsi tidak jelas bagi saya sebagai orang awam. Alhamdulillah dari hasil check up dan konsultasi dokter tidak ada masalah, cuma kandungan keton cukup tinggi dari batas normal (< 5 mg), sedangkan istri saya 15 mg. Awalnya harap-harap cemas juga takut ada apa-apa dengan istri, Alhamdulillah setelah USG, Dr. Maximus bilang kalau istri saya kurang minum kasihan sama bayinya karena sang bayi sangat butuh air makanya kadar keton-nya cukup tinggi. Memang istri saya agak malas minum air akhir-akhir ini. Berarti PR buat saya untuk selalu mengingatkannya minum air 1.5 liter per hari.

Setelah konsultasi,  saya mengajak istri makan malam di rumah makan Ampera di Jl. Supratman Bandung. Makanan yang kita pesan tentunya ala Sunda lengkap dengan lalapannya. Walaupun kami bukan orang Sunda tapi kami sangat menyenangi makan segar yang sangat khas dengan masyarakat Sunda.

9475-my_baby_days_hard_coSetelah makan malam di RM Ampera, saya ajak istri untuk ke toko buku Togamas yang tempatnya hanya terpisah satu rumah. Istri saya memborong beberapa buku salah satunya “my baby days” berisi diary untuk anak sehingga perjalanan anak mulai saat bundanya mengandung, siapa dokternya, siapa ayah bundanya, siap kakek dan neneknya, siap kakak dan adik-adiknya. sedangkan saya sendiri mengambil beberapa buku. Ini dia buku yang saya bawa dari toko buku tersebut.

Lumayan untuk menambah koleksi bacaan saat sedang perjalanan keluar kota atau mengisi waktu luang di rumah. Membaca buku merupakan budaya yang saya coba tanamkan ke saya pribadi dan termasuk buat anaknya kelak, untungnya sang istri juga adalah penikmat buku karena kesehariannya adalah seorang dosen yang harus banyak belajar. Saya sendiri merasa bersyukur diberi keluarga kecil bahagia yang memiliki hobby yang sama yakni baca buku.

Presentasi di Knowledge Sharing Ericsson

presentation-boyPresentasi! Minggu kemarin dapat e-mail dari Line Manager (LM) saya kalau giliran presentasi di depan peserta yang semuanya adalah karyawan Ericsson yang ada di EO2 tanggal 24 April 2009. Bingung cari ide yang akan dibawakan karena saya sendiri termasuk orang baru di Project sementara audience adalah orang-orang senior yang sudah banyak makan asam garam dengan bidang keahliannya masing-masing. Trus apa donk yang akan dibawakan?, hehe..Oh iya di departemen saya ada sebuah kewajiban dari seorang engineer untuk mempresentasikan sebuah makalah ke hadapan publik (karyawan Ericsson) setiap hari jumat sebagai bagian dari knowledge sharing.

Tapi rasa was-was menghinggapi saya saat ini, apalagi sudah berapa tahun tidak pernah presentasi lagi di depan publik, tentu saja rasa gugup pasti akan menghadang saya saat presentasi tersebut. Tapi tetap harus berusaha untuk mempersiapkan materi presentasi agar benar-benar dikuasai sehingga audience bisa tertarik untuk terus menyimak. Jika peserta dapat menikmati apa yang kita bawakan tentunya sebuah presentasi akan sukses bukan.

Sumber gambar: http://school.discoveryeducation.com/

Memanfaatkan Waktu “Idle” sebelum “Roll Out” Project

ist2_1386007-idle-timeIstilah roll out project adalah istilah yang sering dipakai di kantor saya saat awal dari kesibukan kerja yakni saat PO (Purchase Order) telah ditandatangani oleh pihak customer dan vendor. Beberapa bulan setelah penandatangan PO tersebut berarti awal dari pekerjaan seorang Roll Out engineer (Implementation Engineer) untuk test&com sekaligus integrasi dengan node lain.

Saat project sudah berjalan maka sebagian besar waktunya akan dihabiskan di luar kota. Nah kesempatan untuk ngoprek sudah tidak ada lagi karena komputer desktopnya ada di rumah. Berdasarkan pengalaman tahun kemarin dan tentunya juga berlaku untuk tahun ini, idle project sekitar bulan januari sampai april. Di bulan-bulan ini lah waktu yang sangat tepat digunakan untuk ngoprek GNU/Linux untuk selanjutnya didokumentasikan. Meminjam istilah dari kawan saya yang juga seorang sastrawan “Penulis adalah seorang dokumenter yang baik“. Iya, ini yang saya lakukan di masa idle time tersebut.

Sehabis jam pulang kantor, biasanya penulis istirahat sejenak termasuk mandi, shalat magrib, makan kemudian dilanjutkan dengan menyalakan komputer desktop yang telah menemani saya sejak tahun 2002. Dengan processor AMD Atlon 1.2 masih mampu untuk menjalankan Debian GNU/Linux versi Lenny s walaupun sudah agak berat saat membuka jendela dari KDE 3.5 tapi tidak mengapa toh masih bermanfaat karena lebih banyak menggunakan konsole yang diremote dari notebook saja. Sambil ngutak-atik sang desktop PC tak lupa juga untuk menuliskannya pada sebuah lembaran kosong yang lama kelamaan terus dipenuhi dengan tulisan. Lembar demi lembar terus bertambah dan entah sampai kapan semuanya rangkum. Ehem seharusnya akhir april depan kali ya.

Saya sendiri masih bingung untuk membagi waktu antara kerja dan konsentrasi untuk menulis karena bidang kerjaan penulis juga membutuhkan effort yang besar untuk bisa menguasainya dan perkembangan teknologi begitu cepat sehingga bisa-bisa ketinggalan. Begitu banyak dokumen yang harus dibaca sampai-sampai hanya menumpuk saja di hardisk yang entah kapan baru kebaca, bisa-bisa teknologinnya sudah lawas eh masih belum kebaca juga. Hehehe..Dasar.. Curhat kali ya tapi  tidak bermanfaat.

Semoga bulan depan selesai dan bisa dibawa ke penerbit. Tapi masih bingung mau diterbitkan dimana ya? Apakah di Jogjakarta biar bisa jalan2 lagi ke Malioboro, kraton dan dll atau cukup di Jakarta lagi. Kebetulan Penerbit Elex Media dekat dengan kantor saya saat ini. Hehe, Pede amat ya padahal tulisan tersebut belum tentu diterima oleh penerbit tapi setidaknya berusaha dulu kan nanti hasilnya kita lihat belakangan.

Sumber gambar: http://www.istockphoto.com/

Haruskah tulisan berkualitas – blog BR

Terus terang saya adalah pembaca setia dari tulisan Pak Budi Raharjo karena saya yakin tiap hari blog ini akan di-update. Sehingga ada saja bahan bacaan dari tulisan beliau yang bisa saya baca setiap hari. 

Nah tulisan beliau tentang “Haruskan Tulisan Berkualitas” menggugah saya untuk tetap menulis tiap hari terlepas apakah tulisan tersebut berkualitas ataupun tidak berkualitas (bagi penulis tentunya).