Domain + server debianIndonesia diserahkan ke komunitas

debian-alt-tshirtKarena domain debian-id.org beserta planet.debian-id.org sudah tidak dapat diakses lagi, dengan ini saya menawarkan domain dan server kawananu.com untuk diambil alih oleh komunitas debian di Indonesia. semoga bermanfaat, Amin…

Sangat diharapkan partisipasi dari para pengguna debian GNU/Linux yang ingin berkontribusi dengan terjun langsung menjadi pengelolah atau penyumbang dana/saweran untuk pembiayaan collocation dari server debianindonesia. Salam Debian Indonesia.

Silahkan berselancar ke website tersebut untuk informasi lebih lanjut..

Berita Baik

Seorang kenalan di dunia maya dan kerap menjadi teman diskusi tentang debian GNU/Linux akhirnya bisa menang lomba di tingkat kabupaten, selanjutnya akan menjadi kontestan di tingkat provinsi. Good luck man..

data

Permintaan Maaf Nabi Sulaiman kepada Raja Semut

Isi dari tulisan ini dikutip dari buku “65 Cerita Teladan Sebelum Tidur” karangan Sakha Aqila Mustofa, Buku ini sebenarnya milik istri saya yang menjadi bacaan wajibnya sebelum istirahat malam.

Terinspirasi dari tulisan sebelumnya tentang tabiat 3 makhluk Allah ( Semut, Laba-laba, Lebah) karangan Prof. M. Quraish Shihab. Penulis mengangkat tulisan yang berhubungan dengan semut, makhluk/Binatang kecil yang Allah ciptakan. Berikut kisahnya…

Siang itu, Nabi Sulaiman AS dan pasukannya melewati lembah. Tanpa disadari ribuan semut berlarian ketakutan karena derap kaki tentara Nabi Sulaiman dan langkah kuda yang tidak beraturan. Raja semut pun berteriak keras-keras pada rakyatnya. “Hai semut-semut, masuklah ke dalam saranmu, agar kamu tidak diinjak oleh Nabi Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari (nya).”

Setelah memerintahkan bangsanya untuk mencari tempat aman, Raja Semut berkata kepada Nabi Sulaiman, “Wahai Nabi Allah, mengapa kamu membuat celaka bangsa kami dan membuat gaduh seisi lembah ini? Apakah kamu lupa bahwa pada hari kiamat nanti kamu akan berdiri di hadapan Allah yang Maha Adil dan Maha Mengetahui tentang apa yang dilakukan hari ini?”

Mendengar kata-kata yang pedas dari Raja Semut, Nabi Sulaiman sangat terkejut. “Wahai makhluk ciptaan Allah, maafkan perbuatan zalim pasukanku terhadap bangsamu,” ujarnya meminta maaf pada Raja Semut.

Sumber gambar: www.kellyskindergarten.com

“Aku akan memaafkan perbuatanmu dan pasukanmu tersebut dengan beberapa syarat,” kata Raja Semut dengan lantang. Mendengar perkataan pemimpin semut, Nabi Sulaiman bertanya, “Sebutkan persyaratan tersebut!”

“Syarat yang pertama adalah cintai semua makhluk hidup tidak terkecuali bangsaku. Sesungguhnya orang-orang yang mencintai binatang dan mahkluk lain akan Allah balas dengan kasih sayang-Nya,” kata Raja Semut.

“Syarat kedua, taklukkan negeri Saba dan islamkan mereka, karena selama ini mereka menjadi penyembah matahari. Syarat ketiga, jadikanlah Ratu Saba yang bernama Ratu Balqis untuk menjadi pendamping hidupmu,” Pinta Raja Semut. [Harus di cek kebenarannya karena seharusnya burung Hud-Hud yang mengabarkan ke Nabi Sulaiman], Terima kasih atas komentar dari saudara Andika.

Nabi Sulaiman tertawa mendengar perkataan Raja Semut. “Hahaha…Insya Allah semua persyaratanmu itu akan aku lakukan sebagai amanah,” ujar Nabi Sulaiman. Pemimpin semut pun lega. “Kalau begitu, tentu aku dengan ikhlas memaafkanmu,” kata Raja Semut.

Hikmah Cerita:

Walaupun Nabi Sulaiman seorang raja yang memiliki ribuan tentara yang terdiri atas manusia, jin dan binatang. Tapi ia menyadari kesalahannya dan meminta maaf kepada semut yang bertubuh kecil dan lemah. Allah akan mengadili siapa saja yang telah berbuat zalim, kecuali jika telah dimaafkan dengan ikhlas oleh orang atau makhluk yang dizaliminya. Tentang kisah ini Allah berfirman dalam surat An-Naml(27) 17-19 “…maka ia (Nabi Sulaiman) tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu”