Di Merlion Park Singapura

Salah satu ikon wisata Singapura adalah Merlion Park yang terkenal itu dan tempat yang wajib didatangi oleh para wisatawan ketika berkunjung ke sini.

Saya lupa kapan saya ambil photo ini. Mungkin saat kunjungan kedua atau ketiga kalinya.

Menikmat Angkutan Kota (Angkot) Bandung

Sudah lama saya tidak naik angkot saat berada di Bandung akibat banyaknya alternatif transportasi umum saat ini seperti gojek, gocar, grab. Dua minggu lalu (hari Sabtu dan Minggu) saya di Bandung untuk sebuah keperluan yang mendesak. Namun karena kartu telepon Indonesia saya tidak dilengkapi dengan paket data sehingga dua hari tersebut tidak memiliki akses Internet.

Jadilah saya tidak bisa menggunakan aplikasi online untuk memesan gojek/gocar/grab. Solusinya adalah menggunakan transportasi konvensional yakni angkutan kota alias angkot. Ternyata masih banyak masyarakat yang menggunakan angkot di tengah persaingan moda transportasi yang sangat beragam sekarang.

Photo yang saya ambil saat perjalanan dari Riung Bandung menuju Samsat (Sukarno Hatta) tanpa meminta izin terlebih dahulu ke penumpang lain (Maaf ya bu dan de’).

Asyik juga merasakan naik angkot setelah sekian lama tidak menggunakannya.

The Dependent Pass

Two months ago, my family had to leave Singapore for three days because their dependent pass was expired. While waiting my company to extend the DP, they had to use visit pass as temporary before getting the new DP. On that time, it had already been used two times for entering and staying in Singapore .

When my company extended my employment pass (EP), we decided not to extend my family’s dependent pass first for one reason that can’t be shared. but two months later, I had to extend it if they still wanted to stay here. It was consumed more than three weeks to get approval from MoM.

The visit pass will have maximum 30 days for allowing us to stay in Singapore on the first attempt. The second attempt onward, the immigration officer will reduce the maximum days of staying. When entering Singapore on that time, I explained to them that my family’s dependent pass was still on progress and hasn’t got approval yet then he gave me 30 days again so it’s good.

In the event of DP is not released/approved yet after 30 days, they have to leave Singapore again. When updating this blog, We have received the DP card.

Bandung was our choice for spending three days. In Bandung, we spent our time to do what we want such as shopping, eating at our favorite restaurant, and meeting our neighbourhood as I never see them for almost one year. So it is really nice, right?

This is a moment when we enjoyed our dinner at one restaurant in Bandung.

 

Liburan Sekolah telah tiba

Liburan sekolah tahun ini kami kedatangan tamu dari Bandung. Danti adik sepupu istri mengambil cuti kerja untuk liburan ke Singapura yang bertepatan dengan liburan sekolah anak-anak saya. Banyak waktu luang buat anak-anak dan Danti selama liburan kali ini.

Berbagai tempat kami datangi sekedar untuk menemani Danti selama di sini.

Beberapa photo yang sempat saya abadikan sebagai berikut minus Danti untuk menjaga privasi orang:

1. Ayah, Bunda dan Kakak Naya di Universal Studio Singapore

2. Ayah, Bunda, Kakak Naya, Ibnu di Merlion Park Singapore

3. Ayah, Bunda, Kakak Naya, Ibnu di Merlion Park Singapore

Liburan ke kampung halaman Makassar dan Jeneponto

Tanggal 5 September 2017 (sore) saya berangkat dari Singapore ke Jakarta dan selanjutnya ke Makassar dalam rangka pernikahan adik ipar di Makassar. Dari bandara Changi menggunakan pesawat Air Asia pada pukul 17:00 dan sampai di Jakarta pukul 18:20. Penerbangan selanjutnya menuju Makassar pada pukul 21:55 dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia.

Setiba di Makassar sekitar pukul 01:30 dini hari, istri dan bapak mertua serta anak-anak ikut menjemput di bandara Sultan Hasanuddin. Pagi hari ada beberapa urusan yang harus dilakukan sekaligus makan siang diluar bersama keluarga di rumah makan Ayam Goreng Sulawesi.

Pada malam harinya ada juga acara makan malam diluar bersama keluarga besar istri namun sayang saya lupa untuk mendokumentasikannya. Tempatnya di rumah makan New Losari.

Di hari berikutnya, saya, istri, anak-anak, adik saya Ipink dan keluarga, serta adik sepupu saya Fuad menuju Jeneponto dalam rangka mengunjungi orang tua di sana (Orang tua istri tinggal di Makassar sementara orang tua saya tinggal di Jeneponto). Sehingga jika kami pulang kampung maka Makassar dan Jeneponto adalah dua kota/kabupaten yang harus kami datangi.

Banyak acara di Jeneponto seperti makanĀ  malam bersama keluarga besar beserta jamaah masjid raya Jeneponto. Keesokan harinya setelah shalat Jumat, saya, Fuad, Lala, dan Rifri (anak kakak saya) makan coto kuda di Belokallong.

Sore hari, saya mengajak istri dan anak-anak saya untuk keliling Jeneponto terutama di daerah-daerah dimana masa kecil saya habiskan dulu dilanjutkan ke pantai.

Selepas magrib, kami pun kembali ke Makassar karena keesokan harinya akan ada acara mappaccing adik ipar di Makassar dan dilanjutkan akad nikah dan resepsi pada hari minggu siang dan hari minggu malam.

Selain itu, kami juga sempat mengabadikan momen bersama keluarga besar saya.

Syukuran ulang tahun Naya dan Appreciation Dinner dari Ericsson Singapore

Hari ini saya mengajak istri dan anak-anak saya makan di salah satu restoran Indonesia yang ada di Singapore dalam rangka syukuran hari kelahiran anak kami yang pertama Naya (8 tahun – semoga menjadi anak sholehah, pintar, sukses dunia dan akhirat, aamiin ya Allah).

Tujuan kami adalah restoran IndoChili yang terletak di Zion Road. Kami memilih untuk duduk di teras restoran karena anak saya yang kedua Ibnu tidak suka dengan ornamen-ornamen antik seperti patung, serta kembang-kembang yang ada di dalam restoran.

Walaupun ada sedikit perdebatan kecil antara Naya dan Ibnu karena sang kakak ingin duduk di dalam sementara sang adik ingin duduk di luar karena alasan di atas namun pada akhirnya kakak bisa mengalah. Berikut tampak depan dari restoran tersebut.

Ini photo-photo kami sekeluarga saat berada di restoran tersebut:

Selain yang kami makan di tempat seperti rawon, nasi goreng lengkap, serta minuman, ada beberapa menu yang dibawa pulang untuk makan malam seperti sate, ikan bakar, gule kambing, dan gado-gado.

Alhamdulillah di waktu yang bersamaan saya juga mendapat ‘appreciation dinner’ dari kantor sehingga acara makan-makan kali ini sifatnya gratis alias dibayar oleh Ericsson (terima kasih).

Legoland Malaysia

Hari Jumat kemarin kami bertolak ke Malaysia (Johor Bahru – JB) dalam rangka mengajak anak-anak kami liburan ke Legoland. Ini adalah kali kedua kami kesana. Tepat setahun yang lalu setelah habis lebaran idul fitri kami ke tempat yang sama. Anak saya Ibnu kelihatannya belum puas pada kesempatan pertama sehingga sering terngiang-ngiang terus Legoland ini.

Selama di Johor Bahru kami menginap di hotel Puteri Pacific yang lokasinya dekat dengan pusat kota dengan tujuan akses kemana-mana dekat salah satunya adalah tempat makan. Selain itu, lokasinya hotelnya bersebelahan dengan imigrasi Malaysia di Woodlands sehingga untuk kembali ke Singapura cukup menyeberang jalan saja.

Naya sempat mengabadikan beberapa moment sesampai di hotel tempat kami menginap.

Setelah bersih-bersih dan shalat magrib, kami menuju JB city square untuk makan malam di sana dan menghabiskan beberapa waktu disekitarannya dan selanjutnya kembali ke hotel untuk istirahat malam karena besok pagi akan berangkat ke Legoland.

Keesokan harinya setelah sarapan pagi di hotel, tepat pukul 10.00 pagi kami menuju Legoland. Naya dan Ibnu tampak sangat senang dan sudah tidak sabar untuk sampai untuk segera menikmati seluruh jenis permainan yang ada.

Beberapa momen yang sempat kami abadikan:

Gerbang utama Legoland.

Kereta api mini yang jalurnya mengitari beberapa area di Legoland.

Ayah bergaya dengan narsis di atas mini kereta api sebelum kereta apinya berangkat.

Sesaat sebelum aktraksi dengan Ninja Go.

Di depan restoran Legoland, bunda dan anak-anak mengabadikannya.

Ibnu begitu tertarik dengan miniatur kesibukan pelabuhan laut tempat bongkar muat barang-barang.

Naya berpose di samping miniatur pigeon yang berbunyi layaknya pigeon sungguhan.

Naya berpose di dekat Jerapah.

Di atas ketinggian dengan pemandangan sekitar Legoland.